Berita

net

Politik

SBY Janji Akan Lebih Banyak Mendengar Omongan Jokowi

RABU, 27 AGUSTUS 2014 | 18:09 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengutarakan perihal pertemuannya dengan calon presiden terpilih Joko Widodo di Bali malam ini. Penjelasannya diberikan lewat twitter.

"Insya Allah, malam ini di Bali saya akan bertemu Presiden terpilih untuk kelancaran transisi kepemimpinan. Ide pertemuan dari saya dan disambut baik Pak Jokowi. Tujuannya, agar transisi berjalan baik dan untuk keberhasilan pemerintahan berikutnya," tulis SBY lewat akun @SBYudhoyono.

Menurut dia, untuk pertama kalinya sejak merdeka bangsa Indonesia berkesempatan melakukan transisi yang terencana. SBY berharap langkah ini menjadi tradisi demokrasi Indonesia.


SBY pun jelaskan kronologi pemilihan waktu dan tempat pertemuan empat mata dengan Jokowi. Ternyata, Gubernur DKI Jakarta itu yang memilih 27 Agustus.

"Di atas Kapal TNI AL di Sorong, Papua Barat, saya minta Menko Polhukam berkomunikasi dengan Pak Jokowi. Saya persilakan Pak Jokowi memilih waktu pertemuan sekembalinya saya di Jakarta (29 Agustus), atau ketika saya masih di Bali," terang SBY

Ditegaskannya, tidak ada agenda yang khusus dalam pertemuan pertamanya dengan Presiden Terpilih itu.

"Saya akan lebih banyak mendengar. Apa yang saya ketahui, alami dan laksanakan selama sepuluh tahun memimpin negeri dan menjalankan pemerintahan, tentu berguna bagi Pak Jokowi," terangnya. [ald]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya