Berita

Muhammad AS Hikam/net

Politik

Pakar Politik: Lebih Pantas Nurul Arifin yang Memimpin Depok

RABU, 27 AGUSTUS 2014 | 16:46 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Sejauh ini, baru Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang cukup berani mengajukan nama-nama bakal kandidat Walikota Depok. Nama yang paling menonjol dari sekian banyak kader untuk memimpin wilayah tetangga ibukota negara itu adalah Menteri Komunikasi dan Informatika, Tifatul Sembiring.

Pakar politik, Muhammad AS Hikam, menyatakan, ada nama-nama yang patut diperhitungkan selain Tifatul. Mereka adalah politisi Partai Golkar Nurul Arifin, politisi PDI Perjuangan Rieke Diah Pitaloka, dan istri petahana Nur Mahmudi Ismail sendiri, Nur Azizah.

"Dari nama-nama pesaing, saya lebih berharap kalau Nurul Arifin yang maju, sementara Rieke semoga masuk bursa Menteri di Kabinet Jokowi, misalnya Menakertrans atau Menegpora," jelas AS Hikam lewat halaman facebooknya.


Nurul Arifin, dalam pandangan ilmuwan politik lulusan University of Hawaii itu, lebih dikenal sebagai politisi perempuan Golkar yang konsisten dan vokal menyuarakan aspirasi demokrasi dan kepentingan publik, termasuk hak asasi manusia.

"Sayang sekali beliau tidak berhasil kembali ke Senayan, sebuah kerugian bagi Golkar karena kehilangan seorang figur pro rakyat yang berani bersih," jelas dosen senior di President University itu.

Jelas tantangan Nurul sangat berat berhadapan dengan mesin PKS dan pengaruh Nur Mahmudi yang cukup mengakar. Namun, jika Nurul dan timnya berhasil meyakinkan rakyat Depok akan perlunya perubahan yang fundamental, bukan tak mungkin Nurul akan menjadi alternatif ber-elektabilitas tinggi.

"Saya kira rakyat Depok harus diyakinkan bahwa mereka tak harus mengulang lima tahun di bawah rezim Walikota dari parpol yang sama, yang kemungkinan juga tidak berbeda kualitasnya," tegasnya sambil mendoakan kesuksesan Nurul. [ald]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya