Berita

Despen Ompusunggu/net

Politik

MENANTI KABINET JOKOWI-JK

Justru Revolusi Mental Harus Dimulai dari Sekitar Jokowi

SENIN, 25 AGUSTUS 2014 | 15:57 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Perekrutan terhadap orang-orang yang dilibatkan dalam Kantor Transisi berjalan tidak transparan, berbau unsur KKN (korupsi kolusi nepotisme), bahkan subjektif.

Karena ketatnya pertarungan untuk mendapatkan posisi strategis di Pemerintahan Jokowi-JK, perekrutan macam begitu melahirkan mentalitas calo dan kreativitas para broker politik dengan pola transaksional sebagai imbalan jabatan tertentu.

"Saya khawatir, kebaikan Jokowi mulai dimanfaatkan atau disalahgunakan untuk kepentingan sempit, kepentingan pribadi maupun kepentingan kelompok," ungkap politisi Partai Nasdem, Despen Ompusunggu, dalam pernyataan tertulis, Senin (25/8).


Ditegaskan Despen, Kantor Transisi Jokowi yang kini sedang mempersiapkan aneka program dan usulan nama-nama yang dianggap mumpuni mengisi jabatan menteri di Kabinet Jokowi-JK, harus konsisten bekerja secara trasparan dengan penuh integritas, sesuai visi-misi Jokowi-JK. Sekaligus, mampu mengelola berbagai kepentingan, khususnya dari para pihak yang selama ini menjadi pendukung kemenangan Jokowi-JK.

"Revolusi mental harus dimulai dari sekitar Jokowi-JK. Jangan misalnya kita menggelorakan koalisi tanpa syarat, tetapi banyak syarat tersembunyi. Atau jangan kita koar-koar membantu secara sukarela, tapi permintaan macam-macam yang kemudian justru membebani dan menyulitkan posisi Jokowi," tegas Despen. [ald]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

APKLI Perjuangan Ajak Publik Siap Hadapi Bonus Demografi 2030

Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:26

Fahira Idris Apresiasi RUU Perampasan Aset Bakal Disahkan Desember

Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:10

Pernyataan Budi Arie Tak Harus Menjadi Polemik

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:54

BPOM Gratiskan Izin Edar UMK Pangan Olahan

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:30

PP KMHDI Tuntut Presiden Evaluasi Kemenhut, Kemendikdasmen, dan Bakom

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:15

Menavigasi Turbulent Ocean, Menjinakkan Rivalitas Great Powers, dan Mematahkan Clash of Civilizations di Era Presiden SBY

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:00

Ketum Gibranku: Relawan Solid Kawal Prabowo-Gibran hingga 2029

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:59

Dua Tahun Warga Tegal Alur Pakai Jembatan Bambu, Dinas SDA Kena Semprot

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:42

Menguji Relevansi Teladan Rasulullah di Tengah Krisis Etika Global

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:40

Berbincang dengan Habib Rizieq

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:20

Selengkapnya