Berita

Tingkatkan SDM Pedagang Pasar, IKAPPI Maksimalkan Pelatihan

SENIN, 25 AGUSTUS 2014 | 15:50 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Pasar tradisional merupakan aset budaya dan penggerak ekonomi nasional yang selama ini terbukti tahan dari hantaman ktisis ekonomi. Namun, sayangnya, selama ini pasar tradisional seperti tidak mendapat perlindungan yang serius dari pemerintah baik di pusat maupun di daerah.

"Padahal, sebagai etalase produk lokal, pasar tradisional harus terus dilindungi dan ditingkatan kualitas SDM pada pedagangnya," tegas Duta Pasar Tradisional DPP IKAPPI Fahira Idris dalam keterangan persnya (Senin, 25/8).

Karena itu, DPP Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) akan menyiapkan serangkaian program dan agenda untuk meningkatkan kualitas SDM pedagang pasar se-Indonesia, yang akan mulai dari DKI Jakarta lalu kemudian ke seluruh Provinsi dan Kabupaten/Kota di Seluruh Indonesia.


Sebelumnya, DPP IKAPPI memang sudah beberapa kali melakukan pelatihan ini. Namun pada saat itu DPP IKAPPI memusatkan pelatihan di Jakarta dengan peserta dari berbagai Provinsi. Namun untuk menunjang efektifitas agenda tersebut, kini DPP IKAPPI akan melaksanakan di tiap tiap Provinsi se-Indonesia yang akan difasilitasi oleh setiap DPW IKAPPI.

"Sebagai launching agenda ini akan dilaksanakan di DKI Jakarta pada pertengahan bulan Oktober 2014. Insya Allah akan kami buat secara berkala dalam sebulan sekali di setiap pasar di DKI Jakarta," tekan Ketua DPP IKAPPI Bidang Pendidikan dan Pelatihan ini.

Pelatihan ini penting agar para pedagang dapat meningkat kemampuannya dalam meningkatkan omzet maupun dalam memahami hak dan kewajiban mereka masing masing. "Ini adalah bagian dari komitmen kami terhadap ekonomi kecil, pungkasnya," ujar fahira yang juga koordinator Gerakan Nasional IKAPPI "Ayo Kembali Belanja ke Pasar Tradisional".

Pelatihan ini akan menitik tekan pada bagaimana agar para pedagang dapat meningkatkan omzet. Dalam gempuran ritel modern yang kian menjamur saat ini, banyak pedagang pasar yang akhirnya gulung tikar maupun yang omzet nya menurun drastis. Padahal mayoritas mereka adalah tulang punggung keluarga.

Fahira yang juga terpilih menjadi anggota DPD RI, menambahkan dalam pelatihan tersebut para pedagang juga akan di bekali pengetahuan manejerial, disiplin dan dasar hukum agar mereka dapat membela hak hak mereka apabila terjadi pelanggaran hak dan hukum yang merugikan para pedagang. [zul]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Moreno Soeprapto, Potret Etika Buruk Wakil Rakyat

Senin, 21 September 2026 | 06:25

Suara Rakyat Jangan Dimubazirkan

Senin, 21 September 2026 | 06:05

Ketika Pakar Saking Pintarnya Jadi “Goblok”

Senin, 21 September 2026 | 05:44

Masa Depan Pelabuhan Indonesia antara Peluang dan Tantangan

Senin, 21 September 2026 | 05:13

Serangan Babi Hutan Persoalan Serius bagi Petani

Senin, 21 September 2026 | 05:00

Merapi Empat Kali Luncurkan Lava Pijar dalam 6 Jam

Senin, 21 September 2026 | 04:39

Pramono Lagi Menempatkan Jakarta dalam Peta Persaingan Kota Global

Senin, 21 September 2026 | 04:23

Membaca Berhadiah Koin

Senin, 21 September 2026 | 04:02

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh 8 Februari 2027

Senin, 21 September 2026 | 03:06

Selengkapnya