Berita

net

Dunia

Penyembelih James Foley Adalah Warga London?

SABTU, 23 AGUSTUS 2014 | 03:10 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

. Pemerintah Amerika Serikat telah memulai penyelidikan kriminal terkait identitas seorang anggota militan Daulah Islamiyah (ISIS) yang menyembelih wartawan AS, James Foley, dalam sebuah rekaman video yang mengerikan.

Kementerian Kehakiman AS menegaskan, mereka yang bertanggung jawab atas perbuatan biadab itu akan dikejar sampai dapat.

Selagi peneliti Inggris bekerja untuk mengidentifikasi militan Islam yang memenggal James Foley, detail-detail dalam rekaman video pembunuhan dapat memberikan petunjuk penting.


Meskipun si pelaku menutup wajah dan tubuhnya dengan hanya mata yang terlihat melalui celah sempit, ada yang masih bisa terdeteksi. Misalnya, warna kulit yang dapat dilihat dari tangan yang tidak tertutup. Selain itu, pelaku juga dapat diduga sebagai kidal.

Tapi petunjuk terbesar terletak pada suaranya, yang menurut para ahli memiliki aksen khas Inggris. Ahli bahasa mengatakan bahwa berdasarkan suaranya, pria itu tampaknya muda, kemungkinan besar di bawah 30 tahun. Dia juga tampaknya telah menjalani pendidikan di Inggris sejak usia muda dan berasal dari Inggris selatan atau London.

Dilaporkan CNN, Kepolisian Inggris dan aparat intelijen mereka merahasiakan kemajuan upaya mengidentifikasi orang itu.

"Bisa juga mereka sedang berusaha untuk mencocokkan suara pelaku dengan rekaman yang mereka miliki di bank audio, kata analis suara dan pidato di pengadilan Inggris, Elizabeth McClelland. [ald]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya