Berita

Fajrul Falaakh/net

Hari konstitusi, Dua Buku Almarhum Fajrul Falaakh Diluncurkan

SENIN, 18 AGUSTUS 2014 | 02:31 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

. Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI bersama Komisi Hukum Nasional (KHN) dan Asosiasi Sarjana Hukum Tata Negara (ASHTN) Indonesia akan memperingati Hari konstitusi yang jatuh pada tanggal 18 Agustus besok, dengan meluncurkan dua buku karya pakar hukum tata negara almarhum Fajrul Falaakh.

Peluncuran dan bedah dua buah buku karya almarhum Fajrul Falaakh ini rencananya akan dihadiri oleh sejumlah tokoh hukum tata negara di Indonesia, seperti Prof Jimly Ashidiqie (mantan Ketua MK RI), Prof Laica Marzuki (Guru Besar FH Unhas, Makassar), Prof. Nurhasan Ismail (Guru Besar FH UGM, Yogyakarta), Prof Setya Arinanto (Guru Besar FH UI) dan Dr. Irman Putrasidin (pakar hukum tata negara).

Acara tersebut rencananya dimulai pada pukul 09:00 hingga 13:00 WIB dan disiarkan secara langsung melalui jaringan Kantor Berita Radio (KBR) 68 H. Adapun tempat acara akan digelar di Gedung Nusantara V DPR RI, Jl Gatot Subroto, Jakarta. Panitia menyiapkan dua buah buku kepada setiap peserta yang hadir dalam acara tersebut secara cuma-cuma alias gratis.


Dua buku yang akan diluncurkan tersebut yakni "Konsisten Mengawal Konstitui" serta "Pertumbuhan dan Model Konstitusi Serta Perubahan UUD 1945 oleh Presiden, DPR, dan Mahkamah Konstitusi". Buku pertama merupakan kumpulan tulisan almarhum yang tersebar di sejumlah surat kabar dan jurnal, sedangkan buku kedua merupakan tulisan utuh almarhum
yang sejak awal dipersiapkan untuk diterbitkan.

Gagasan penerbitan buku almarhum Fajrul Falaakh ini mencuat dalam acara "Tahlil Kenegaraan: Konsisten Mengawal Konstitusi, Mengenang Almarhum Fajrul Falaakh" yang digelar bertepatan tujuh hari meninggalnya dosen FH UGM Yogyakarta, pada 18 Februari 2014 yang digelar oleh ASHTN Indonesia kerjasama dengan KHN RI yang bertempat di Kantor KHN, Jakarta. Sejumlah pihak mendukung gagasan penerbitan buku almarhum.

Sebagaimana maklum, Fajrul Falaakh meninggal dunia karena serangan jantung pada 12 Februari 2014. Almarhum dikenal sebagai pemikir hukum kenegaraan yang kerap berbeda dengan arus utama. ASHTN Indonesia menyebut, almarhum merupakan pemikir hukum kenegaraan yang out of the box. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Di Simpang Dunia

Jumat, 24 April 2026 | 06:10

Kisah Karim dan Edoh: Tukang Bubur Naik Haji Asal Tasikmalaya

Jumat, 24 April 2026 | 06:01

Gurita Keluarga Mas’ud Menguasai Kaltim

Jumat, 24 April 2026 | 05:33

Pramono Bidik Kerja Sama TOD dengan Shenzhen Metro

Jumat, 24 April 2026 | 05:14

Calon Jemaah Haji Asal Lahat Batal Terbang Gegara Hamil

Jumat, 24 April 2026 | 05:11

BEM KSI Serukan Perdamaian Dunia di Paskah Nasional 2025

Jumat, 24 April 2026 | 04:22

JK Tak Mudah Hadapi Jokowi

Jumat, 24 April 2026 | 04:10

Robig Penembak Gama Ketahuan Edarkan Narkoba di Lapas Semarang

Jumat, 24 April 2026 | 04:06

Ray Rangkuti Tafsirkan Pasal 8 UUD 1945 terkait Seruan Makar Saiful Mujani

Jumat, 24 April 2026 | 03:33

Setelah Asep Kuswanto Tersangka

Jumat, 24 April 2026 | 03:24

Selengkapnya