Berita

Bisnis

Jadi BUMN, Inalum Bukukan Pendapatan 68,8 Juta Dolar AS

SENIN, 11 AGUSTUS 2014 | 16:22 WIB | LAPORAN:

Setelah menjadi BUMN pada 2013 lalu, PT Inalum mengalami perkembangan yang cukup signifikan. Salah satunya adalah kepeduliannya dalam membantu memasok listrik ke PLN Sumatera Utara sebesar 90 megawatt dari kelebihan listrik yang dihasilkannya.

"Ini dilakukan sejak menjadi BUMN,  sewaktu dipegang oleh Jepang tidak pernah dilakukan seperti apa yang sudah kita kontribusikan ke daerah Sumatera Utara," kata Direktur Utama Inalum Winardi di Jakarta, Senin (11/8).

Winardi menjelaskan, pasokan listrik tersebut merupakan kelebihan power yang dibangkitkan oleh PLTA setelah untuk memenuhi kebutuhan listrik 500 tungku peleburan aluminium di Kuala Tanjung, Kab Batubara yang diperbaharui setiap tujuh  tahun. Kapasitas produksi aluminium Ingot ini akan ditingkatkan dengan melakukan pengembangan dan optimasi serta efisiensi.  


"Diharapkan pada tahun 2019 Inalum sudah dapat menghasilkan aluminium ingot sebesar 500 ribu per tahun dan akan menyerap tambahan tenaga kerja sekitar 3 ribu orang baik sebagai pegawai tetap maupun karyawan kontraktor," bebernya.

Winardi menambahkan, mulai tahun 2006, PT Inalum sudah membukukan keuntungan,  di mana net income tahun buku 2012 sebesar 24,5 juta dolar AS dan meningkat 180 persen atau sebesar 68,8 juta dolar AS di tahun 2013 setelah menjadi BUMN. Sementara, pada satu Triwulan 2014, kata dia, Inalum sudah membukukan net income sebesar 38 juta dolar AS dan diproyeksikan  sampai akhir tahun ini akan mencapai sebesar USD 110 juta lebih.

"Dengan tingginya profit tersebut, kontribusi terhadap negara juga besar. Misalnya, selain membayar deviden dan pajak penghasilan," terangnya.

Inalum juga membayar Annual Fee ke pemerintah sebagai pengganti pembayaran pajak daerah rata-rata setiap tahun sekitar 7,5 juta dolar AS. Selain itu, Inalum menyalurkan anggaran untuk corporate social responsibility (CSR) dan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) pada tahun 2014 ( selama sembilan bulan) lebih dari Rp 25 miliar. Di antaranya dialokasikan untuk program pemberian beasiswa kepada 5.300 siswa SD, SMP, SMP dan Mahasiswa di 10 Kabupaten/Kota sekitar Danau Toba sebesar Rp 2,3 miliar lebih.[wid]



Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Merawat Tradisi Intelektual Mahasiswa Lewat Peluncuran Buku Pergerakan

Senin, 06 Juli 2026 | 03:59

Demokrasi Liberal dan Benteng Oligarki

Senin, 06 Juli 2026 | 03:43

ICX Realisasikan Buyback Rp71 Miliar Perkuat Sistem Tata Kelola

Senin, 06 Juli 2026 | 03:20

Polresta Bandara Soetta Bongkar Home Industry Vape Isi Ganja Beromzet Miliaran

Senin, 06 Juli 2026 | 02:59

Manifesto AJIP Bali: Ketika Pariwisata Kehilangan Arah

Senin, 06 Juli 2026 | 02:35

Perpres 111/2025 soal LGBT Ancaman Nirmiliter jadi Langkah Preventif Terukur

Senin, 06 Juli 2026 | 02:12

Nyali Semesta: Ali Khamenei dan Puncak Kepemimpinan Transendental

Senin, 06 Juli 2026 | 01:57

UMKM dan Budaya Minangkabau Bergaung di Malaysia

Senin, 06 Juli 2026 | 01:40

Jaksa telah Berubah Menjadi Pengacara Jokowi

Senin, 06 Juli 2026 | 01:20

Aiptu Sumaryanto jadi Korban Ketiga yang Gugur saat Gerebek Bandar Narkoba di Katingan

Senin, 06 Juli 2026 | 00:59

Selengkapnya