Berita

Kesehatan

RS Tak Boleh Memberi Kuota ke Peserta BPJS

MINGGU, 10 AGUSTUS 2014 | 04:44 WIB

. Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan akan bertindak terhadap mitranya, rumah sakit (RS) negeri maupun swasta se-Indonesia jika melanggar kesepakatan kerjasama jaminan kesehatan sosial (JKS).

Menurut Humas BPJS Kesehatan M Irvan, pelayanan BPJS Kesehatan di seluruh rekanan RS tidak boleh menolak peserta BPJS Kesehatan.

"RS tidak boleh memberi kuota terhadap peserta BPJS Kesehatan. Setiap warga negara mempunyai hak yang sama. Jika itu terjadi, sanksi trburuknya adalah akan dicabut kerjasamanya," katanya saat berbincang dengan Rakyat Merdeka Online Sumsel belum lama ini.


Dia menyatakan, seluruh penduduk Indonesia akan menjadi peserta BPJS Kesehatan. Dengan demikian, seluruh RS wajib melayani peserta BPJS Kesehatan.

Pihaknya akan segera mengevaluasi bahkan memutuskan kerjasama dengan pihak RS, yang melanggar kesepakatan tersebut.

"Sebenarnya RS akan rugi sendiri, karena nanti seluruh warga akan menggunakan kartu BPJS Kesehatan. Nanti kita evaluasi dan akan kita tanyakan komitmennya seperti apa, kalau tidak komitmen, berarti kita akan evaluasi kerjasama," tandasnya. [rmolsumsel/sam]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Setelah 19 Kapolda Berganti, Apa yang Berubah bagi Masyarakat?

Selasa, 06 Oktober 2026 | 06:19

King Indo Sah Jadi Raja ASEAN Usai Geprek Thailand 4-2

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:54

Jika Gugatan Denny Indrayana Cs Diterima MK Tak Otomatis Gibran Lengser

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:33

Ada Beking Politik, Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Jaksinema Bakal Jadi Mesin Baru Ekonomi Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:55

Bonus Timnas Indonesia Diatur Ketum PSSI

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:38

Nasib Gibran di Tangan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:19

Tak Mudah Pecat Gibran Meski Gugatan Denny Indrayana Cs Dikabulkan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:28

Festival Indonesia 2026 Perkuat Diplomasi Budaya Jakarta-Seoul

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:03

Jakarta Butuh Regulasi Parkir Valet

Selasa, 06 Oktober 2026 | 02:23

Selengkapnya