Berita

ilustrasi

Bisnis

Mendag Gaet Mentan Amankan Harga Cabe Agar Tak Terlalu Anjlok

JUMAT, 08 AGUSTUS 2014 | 08:20 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Menteri Perdagangan (Mendag) M Lutfi akan bekerja sama dengan Menteri Pertanian (Mentan) Suswono untuk menjaga harga bahan pokok usai Lebaran. Apalagi, biasanya harganya langsung anjlok.

Lutfi mengatakan, pihaknya akan menjaga supaya harganya tidak terlalu jatuh. Karena itu, dia akan segera melakukan pertemuan dengan Mentan Suswono untuk membahas perkembangan harga usai Lebaran.

“Saya baru mau ketemu Mentan, rencananya besok pagi (hari ini) untuk melihat stabilitas harga-harga bahan pagan,” ujar dia di kantornya, kemarin.


Dalam pertemuan tersebut, Lutfi meminta Mentan untuk mendorong sektor pertanian, terutama pada komoditas cabe. Bantuan berupa bibit cabe sangat diperlukan oleh petani.

Apalagi, berdasarkan pengalaman-pengalaman yang lalu, ketika stok melimpah harga akan turun kemudian setelah itu biasanya petani tidak mau tanam.
Dengan pengalaman itu, dalam waktu tiga bulan dari peristiwa mogok tanam tersebut, harga cabe akan kembali naik.

“Biar bagaimana pun hortikultura mesti dibantu, terutama untuk cabe dan bawang merah. Kemudian  ada harga yang turun sekarang, ada yang naik tapi kita mau jaga stabilitas itu,” jelasnya.

Terkait masih tingginya beberapa harga bahan pokok usai Lebaran, Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Bayu Krisnamurti menganggap itu siklus yang normal.

“Memang benar bahwa ada beberapa barang yang naik seperti tempe, ini karena industri di Jabodetabek mudik sehingga tidak produksi. Jadi kebutuhan tidak ada suplainya,” jelas Bayu.

Menurutnya, ketika Lebaran para pedagang banyak yang mudik dan transportasi dihentikan.

“Selain itu petani juga libur Lebaran, jadi harga masih tinggi, sekitar hari raya akan tetap diantisipasi tapi memang aktivitasnya menurun,” kata dia.

Kendari begitu, Bayu yakin kegiatan akan bergulir kembali normal. Pasokan akan normal kembali pada minggu ini setelah transportasi dan pedagangnya sudah kembali dari mudik.

Di samping itu, pihaknya justru lebih mengantisipasi penurunan harga yang biasanya terlalu rendah pasca Lebaran. Hal ini dilakukan untuk menghindari terjadinya kerugian di sisi pedagang dan petani.

“Kasihan kalau harganya terlalu rendah. Itu yang kita jaga supaya tidak terlalu rendah,” jelasnya.

Sebelumnya, Menteri Pertanian (Mentan) Suswono mengungkapkan, banyak petani yang merana lantaran harga cabe yang terlampau murah. Akan tetapi, ketika dijual kepada konsumen harga menjadi sangat mahal.

“Petani menangis, harga cabe murah sekali. Harga cabe keriting merah Rp 4.000-an, tapi di konsumen Rp 20.000. Kenapa bisa sampai 4 hingga 5 kali lipat,” ujarnya heran.

Dia mengatakan, dengan kondisi seperti ini, pihak yang menikmati untung justru pedagang. Oleh karena itu, pihaknya bersama dengan Kementerian Perdagangan akan menyelesaikan masalah cabe tersebut.  ***

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Merawat Tradisi Intelektual Mahasiswa Lewat Peluncuran Buku Pergerakan

Senin, 06 Juli 2026 | 03:59

Demokrasi Liberal dan Benteng Oligarki

Senin, 06 Juli 2026 | 03:43

ICX Realisasikan Buyback Rp71 Miliar Perkuat Sistem Tata Kelola

Senin, 06 Juli 2026 | 03:20

Polresta Bandara Soetta Bongkar Home Industry Vape Isi Ganja Beromzet Miliaran

Senin, 06 Juli 2026 | 02:59

Manifesto AJIP Bali: Ketika Pariwisata Kehilangan Arah

Senin, 06 Juli 2026 | 02:35

Perpres 111/2025 soal LGBT Ancaman Nirmiliter jadi Langkah Preventif Terukur

Senin, 06 Juli 2026 | 02:12

Nyali Semesta: Ali Khamenei dan Puncak Kepemimpinan Transendental

Senin, 06 Juli 2026 | 01:57

UMKM dan Budaya Minangkabau Bergaung di Malaysia

Senin, 06 Juli 2026 | 01:40

Jaksa telah Berubah Menjadi Pengacara Jokowi

Senin, 06 Juli 2026 | 01:20

Aiptu Sumaryanto jadi Korban Ketiga yang Gugur saat Gerebek Bandar Narkoba di Katingan

Senin, 06 Juli 2026 | 00:59

Selengkapnya