Berita

net

Dunia

Di Ghana, Minoritas Rayakan Idul Fitri dengan Perlakuan Spesial

SENIN, 28 JULI 2014 | 12:44 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Ghana adalah salah satu negara Afrika Barat yang menetapkan Hari Raya Idul Fitri pada hari Senin, 28 Juli 2014.

Kementerian Dalam Negeri dari negara mayoritas Kristen itu juga telah menetapkan Idul Fitri sebagai hari libur nasional untuk memberikan kesempatan umat Islam menikmati festival keagamaan.

"Besok (hari ini), kami akan berkumpul di Independence Square di Accra (ibukota Ghana) untuk salat Idul Fitri yang dipimpin oleh Kepala Imam Nasional, Sheikh Sharubutu," ujar Humas Badan Imam Nasional, Ahmed Nii Nortey Caeser, seperti dikabarkan Anadolu Agency.


Meski jumlah umat Islam di Ghana saat ini tidak lebih dari 40 persen, namun toleransi antar umat beragama di sana sangat terlihat. Buktinya, salat Id yang digelar di Independence Square akan disiarkan secara langsung oleh stasiun televisi pemerintah.

Selain itu, Presiden Ghana yang juga bukan seorang Muslim, akan menghadiri perayaan Idul Fitri bersama dengan para pejabat tinggi pemerintah sebagaimana layaknya setiap tahun.

"Presiden John Dramani Mahama akan menghadiri perayaan Idul Fitri dengan saudara-saudara Muslim di Kumasi (sebuah kota di Ghana)," kata jurubicara kepresidenan Ghana, Ben Dotse Malor.

Dalam catatan sejarah, masuknya Islam ke Ghana dimulai pada abad ke-9 melalui para pedagang dari Afrika Utara. Populasi Muslim Ghana diperkirakan hanya sepertiga total populasi penduduk. Mereka kebanyakan merupakan penganut Sunni.

Walaupun minoritas, keberadaan komunitas Muslim Ghana cukup dihormati. Di kawasan Afrika, toleransi beragama di negara ini terbilang cukup baik ketimbang negara lain. [ald]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya