Berita

foto:net

Dunia

Diberi Sanksi Uni Eropa, Rusia Ancam Absen Perangi Terorisme

SABTU, 26 JULI 2014 | 21:47 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Sanksi ekonomi yang diberikan Uni Eropa atas keterlibatan di konflik Ukraina, disambut amarah dari pemerintah Rusia.

Pemberlakuan sanksi ini, juga dianggap Rusia sebagai pemutusan kerjasama kedua belah pihak mengenai isu-isu keamanan, perang melawan terorisme, dan kejahatan teroganisir.

"Daftar sanksi tambahan bukti langsung bahwa Uni Eropa telah menetapkan memutus kerjasama dengan Rusia atas isu-isu keamanan internasional dan regional," ujar Kementerian Luar Negeri Rusia dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Reuters (Sabtu, 26/7).


Dengan demikian, Rusia berhak tidak turut campur dalam memerangi proliferasi senjata pemusnah massal, terorisme, kejahatan terorganisir, dan tantangan baru lainnya yang berbahaya bagi kawasan, maupun dunia.

"Kami yakin keputusan tersebut (sanksi) akan diterima dengan antusias dan bangga oleh teroris global," tambah kementerian itu.

Lebih lanjut, Rusia juga menyebut sanksi ini tidak fair. Pasalnya, Amerika Serikat yang juga telah memberikan kontribusi bagi konflik di ukraina dengan  mendukung pemerintah pro-Barat di Kiev, tidak dikenai sanksi serupa. [ian]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Di Simpang Dunia

Jumat, 24 April 2026 | 06:10

Kisah Karim dan Edoh: Tukang Bubur Naik Haji Asal Tasikmalaya

Jumat, 24 April 2026 | 06:01

Gurita Keluarga Mas’ud Menguasai Kaltim

Jumat, 24 April 2026 | 05:33

Pramono Bidik Kerja Sama TOD dengan Shenzhen Metro

Jumat, 24 April 2026 | 05:14

Calon Jemaah Haji Asal Lahat Batal Terbang Gegara Hamil

Jumat, 24 April 2026 | 05:11

BEM KSI Serukan Perdamaian Dunia di Paskah Nasional 2025

Jumat, 24 April 2026 | 04:22

JK Tak Mudah Hadapi Jokowi

Jumat, 24 April 2026 | 04:10

Robig Penembak Gama Ketahuan Edarkan Narkoba di Lapas Semarang

Jumat, 24 April 2026 | 04:06

Ray Rangkuti Tafsirkan Pasal 8 UUD 1945 terkait Seruan Makar Saiful Mujani

Jumat, 24 April 2026 | 03:33

Setelah Asep Kuswanto Tersangka

Jumat, 24 April 2026 | 03:24

Selengkapnya