Berita

Otomotif

Tips: Cara Mudah Memilih Jas Hujan

RABU, 23 JULI 2014 | 18:10 WIB | LAPORAN:

Di kala musim hujan, yang ada di benak bikers adalah jas hujan sebagai kebutuhan penting. Apalagi bagi para pemudik motor jelang Lebaran 2014.

Namun, saking banyaknya ragam dan jenis jas hujan membuat kita bingung memilihnya.

Bukan apa-apa, salah memilih jas hujan bisa fatal akibatnya. Memang secara tampilan kadang terlihat bagus, tapi kalau material maupun jahitannya tidak bagus, potensi kebocoran bakal selalu ada.


Tapi tenang, dengan tips sederhana ini, Anda tidak akan membeli jas hujan seperti membeli kucing dalam karung.

Pertama, saat membeli jas hujan hindari jas hujan model ponco atau tanpa sambungan. Jas hujan seperti ini kerap merepotkan dan berbahaya karena sering tersangkut di gir belakang motor.

Jadi disarankan untuk membeli jas hujan dengan model seperti baju dan celana, dan usahakan yang pas di badan sehingga tidak mengganggu pengendalian.

Kemudian soal bahannya, pilih jas hujan yang menggunakan bahan Polyvinyl Chloride (PVC). Jas hujan seperti ini tidak tembus air meski dihadapkan dengan hujan lebat sekaligus.

Bahan PVC ini memiliki pori-pori yang lebih ketat dan halus dibandingkan dengan jas hujan berbahan parasut yang mudah menyerap air karena pori-porinya besar.

Lalu cek resleting dan jahitannya, pastikan resleting dari bahan yang kuat. Juga perhatikan bagian jahitan. Ada baiknya yang dipress, karena kalau cuma jahitan masih ada kemungkinan bocor. Bakal lebih baik kalau dijahit kemudian dilapisi press. [ald]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya