Berita

jokowi-maruarar

Maruarar Sirait Pastikan Jokowi Selalu Dengar Saran Rakyat

MINGGU, 20 JULI 2014 | 08:14 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

. Calon Presiden Joko Widodo merupakan orang yang sangat demokratis. Secara substansial dan penuh makna, dengan menggunakan bahasa rakyat yang mudah dipahami siapa pun, misalnya Jokowi mengatakan bahwa demokrasi itu adalah mendengarkan aspirasi rakyat dan melaksanakannya.

"Itu adalah komitmen Pak Jokowi. Dan komitmen ini akan terus dijalankan bila Jokowi menjadi presiden," kata Ketua DPP PDI Perjuangan, Maruarar Sirait, di Jakarta (Sabtu, 19/7).

Menurut Maruarar Sirait, sikap demokratis Jokowi ini lahir dari nilai-nilai yang ia serap dari Pancasila. Sebab Jokowi memang seorang Pancasilais sejati, yang selalu mengutamakan gotong royong, menjaga persatuan, serta mengedepankan musyawarah. Internalisasi nilai-nilai Pancasila itu juga dibuktikan Jokowi dalam sikap yang selalu mau menjaga pluralisme dan kebhinekaan.


"Jokowi bukan saja siap menjalankan ide-ide besarnya untuk membangun Indonesia yang lebih baik, namun juga siap mendengar pandangan, sikap dan ide yang berbeda. Jokowi juga siap menerima kritik dan berbagai saran dalam menjalankan pemerintahan," ungkap Maruarar yang dikenal sangat dekat dengan Jokowi.

Soal menerima saran dan kritik ini, lanjut Maruarar, juga sudah dibuktikan saat Jokowi memimpin Solo dan Jakarta. Jokowi selalu terbuka pada setiap aksi yang dilakukan rakyat, dan selalu membuka pintu dialog dan ruang diskusi dalam bingkai musyawarah dan kepribadian Indonesia.

"Tidak pernah Jokowi menghadapi demo dengan kekerasan. Beliau selalu mengajak diskusi, sebab berbagai masukan dari semua pihak itu juga sangat diperlukan untuk membangun bangsa," demikian Maruarar. [ysa]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Di Simpang Dunia

Jumat, 24 April 2026 | 06:10

Kisah Karim dan Edoh: Tukang Bubur Naik Haji Asal Tasikmalaya

Jumat, 24 April 2026 | 06:01

Gurita Keluarga Mas’ud Menguasai Kaltim

Jumat, 24 April 2026 | 05:33

Pramono Bidik Kerja Sama TOD dengan Shenzhen Metro

Jumat, 24 April 2026 | 05:14

Calon Jemaah Haji Asal Lahat Batal Terbang Gegara Hamil

Jumat, 24 April 2026 | 05:11

BEM KSI Serukan Perdamaian Dunia di Paskah Nasional 2025

Jumat, 24 April 2026 | 04:22

JK Tak Mudah Hadapi Jokowi

Jumat, 24 April 2026 | 04:10

Robig Penembak Gama Ketahuan Edarkan Narkoba di Lapas Semarang

Jumat, 24 April 2026 | 04:06

Ray Rangkuti Tafsirkan Pasal 8 UUD 1945 terkait Seruan Makar Saiful Mujani

Jumat, 24 April 2026 | 03:33

Setelah Asep Kuswanto Tersangka

Jumat, 24 April 2026 | 03:24

Selengkapnya