Berita

Otomotif

Kapan Harus Spooring Ban?

JUMAT, 18 JULI 2014 | 13:12 WIB | LAPORAN:

KESTABILAN mobil sangat dipengaruhi oleh ban. Nah, keempat roda yang selaras, serta putarannya yang seimbang membuat mobil jadi stabil. Nah, kalau yang terjadi sebaliknya, maka spooring perlu dilakukan.

Karena, jika di antara keempat roda terjadi ketidakselarasan saat berputar, maka yang terjadi mobil akan terasa aneh saat dikemudikan. Gejala yang timbul seperti lingkar kemudi terasa narik ke salah satu arah, kiri atau kanan.

Indikasi lainnya seperti posisi palang setir miring dalam kondisi melaju dengan arah lurus, setir terasa berat. Dan bisa juga dipengaruhi oleh keausan ban yang tidak rata atau aus pada sisi tertentu, bagian dalam atau luar.


Kecenderungan keausan tidak merata pada ban juga merupakan salah satu indikasi kalau roda perlu di-spooring ulang. Biasanya terdeteksi dari permukaan tapak yang lebih dulu habis di salah satu sisinya.

Salah satu trik agar ban tidak aus sebelah, bisa diakali dengan merotasi dan membalik ban. Sebaiknya melakukan rotasi depan dan belakang setiap 5.000 km. Lalu antara 7.ribu-10 ribu km lakukan spooring.

Spooring itu sendiri merupakan proses menyeimbangkan atau menyelaraskan keempat titik roda, dengan melakukan penyetelan pada komponen setir dan suspensi. Tujuannya supaya putaran ban dapat kembali lurus secara horisontal maupun vertikal. Sehingga akan membuat lingkar setir kembali stabil untuk bermanuver, serta keausan ban lebih merata.[***]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya