Berita

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk

Bisnis

Perubahan Dewan Komisaris Diharapkan Berkontribusi Pada Pertumbuhan Bisnis BRI

SABTU, 12 JULI 2014 | 08:03 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk telah melak­sa­nakan Rapat Umum Peme­gang Saham Luar Biasa (RUPSLB), Kamis (10/7) yang mengha­sil­kan keputusan mela­kukan re­organisasi atau peru­bahan ja­jaran dewan komisaris.

Keputusan RUPSLB yang diambil antara lain menyetujui pe­ngunduran diri Aviliani seba­gai Komisaris Independen ber­­laku efektif sejak 21 Mei 2014 de­ngan ucapan teri­ma kasih atas pengabdiannya selama 9 tahun.

Kemudian mengalihkan ja­batan Mustafa Abubakar men­jadi Wakil Komisaris Utama/Ko­misaris Independen dan Her­manto Siregar menjadi Ko­misaris Independen. Selan­jut­nya mengangkat Dwijanti Tjah­janingsih sebagai Anggota Dewan Komisaris.


Corporate Secretary BRI Budi Satria dalam rilisnya mengatakan, penetapan keti­ganya berlaku efektif setelah mendapat persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atas pe­nilaian kemampuan dan kepa­tutan (fit and proper test) dan memenuhi peraturan perun­dang-undangan yang berlaku.

Termasuk memberikan kuasa dan wewenang kepada direksi dengan hak substitusi untuk melakukan segala tindakan yang diperlukan berkaitan de­ngan keputusan.

Agenda ini sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk menyatakan dalam akta notaris tersendiri dan  memberitahukan peruba­han susunan Dewan Komisaris Perseroan kepada Kementerian Hukum dan HAM serta memo­hon persetujuan OJK atas Peni­laian Kemampuan dan Kepa­tutan (Fit and Proper Test.)

Dengan pengalaman kerja ketiganya selama ini, diha­rapkan dapat memberikan kon­tribusi pada pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan dan penerapan Good Corporate Governance di BRI.  ***

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Merawat Tradisi Intelektual Mahasiswa Lewat Peluncuran Buku Pergerakan

Senin, 06 Juli 2026 | 03:59

Demokrasi Liberal dan Benteng Oligarki

Senin, 06 Juli 2026 | 03:43

ICX Realisasikan Buyback Rp71 Miliar Perkuat Sistem Tata Kelola

Senin, 06 Juli 2026 | 03:20

Polresta Bandara Soetta Bongkar Home Industry Vape Isi Ganja Beromzet Miliaran

Senin, 06 Juli 2026 | 02:59

Manifesto AJIP Bali: Ketika Pariwisata Kehilangan Arah

Senin, 06 Juli 2026 | 02:35

Perpres 111/2025 soal LGBT Ancaman Nirmiliter jadi Langkah Preventif Terukur

Senin, 06 Juli 2026 | 02:12

Nyali Semesta: Ali Khamenei dan Puncak Kepemimpinan Transendental

Senin, 06 Juli 2026 | 01:57

UMKM dan Budaya Minangkabau Bergaung di Malaysia

Senin, 06 Juli 2026 | 01:40

Jaksa telah Berubah Menjadi Pengacara Jokowi

Senin, 06 Juli 2026 | 01:20

Aiptu Sumaryanto jadi Korban Ketiga yang Gugur saat Gerebek Bandar Narkoba di Katingan

Senin, 06 Juli 2026 | 00:59

Selengkapnya