Berita

Publika

Menjaga Indonesia Pasca Pilpres 2014

SENIN, 07 JULI 2014 | 17:04 WIB

PEMILU merupakan salah satu bentuk implementasi sistem demokrasi. Oleh sebab itu, setiap negara yang menerapkan sistem demokrasi selalu menjadikan Pemilu sebagai syarat untuk melihat apakah demokrasi telah dijalankan atau tidak. Indonesia merupakan negara yang menganut sistem demokrasi dan telah melaksanakan pemilu secara langsung yang dipilih oleh rakyat.

Dalam proses Pilpres 2014 ini terdapat dua pasang calon yang sedang bertanding, pasangan nomor urut 1 Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dan pasangan nomor urut 2 Joko Widodo-Jusuf Kalla. Semuanya merupakan kader terbaik bangsa ini, dan sama-sama memiliki tujuan untuk memajukan bangsa Indonesia.

Oleh karenany,a kita sebagai elemen pemuda yang tergabung dalam kelompok sosial berkewajiban untuk menjaga dan saling mengingatkan satu sama lain agar tetap menghormati keputusan penyelenggara pemilu dalam hal ini adalah KPU. Harapan  kami sebagai pemuda ini agar semua pendukung pasangan calon presiden agar tetap menghargai keputusan KPU nanti.


Isu penyerangan dan pengerusakan kedaulatan bangsa sudah dimunculkan oleh pihak-pihak yang berusaha merusak dan mengotori jalanya demokrasi di Indonesia.

Karena sejatinya kita adalah saudara, mari sama-sama mengedepankan kemajuan Indonesia. Kedua calon presiden yang tampil sama-sama mempunyai tujuan memperbaiki Indonesia agar lebih berkembang dan menyejahterakat rakyat Indonesia seperti yang diutarakan oleh Plato.

Plato menolak kepentingan individu dan personal yang dikedepankan. Menurutnya, bahwa tujuan manusia hidup itu untuk mencapai kesempurnaan yang diwujudkan dalam keselarasan dan keadilan. Sosok ini juga menjelaskan bahwa terdapat analogi antara jiwa dan negara.

Pada jiwa itu terdapat unsur keinginan seperti lapar, dahaga dan cinta. Selain itu, pada manusia juga terdapat unsur logos (akal/rasio) yang digunakan untuk belajar mengetahui semua hal, dan itu juga mewujudkan cinta dari manusia. Pemikiran Plato lebih difokuskan pada kehidupan kenegaraan yang baik demi mencapai cita-cita keadilan.

Mengacu pada pemikiran Plato bisa diambil kesimpulan bahwa kita sebagai masyarakat Indonesia harus saling menjaga antar sesama  masyarakat Indonesia. Karena sama-sama memiliki tujuan yang sama yaitu ingin mencapai kesejahteraan masyarakat Indonesia. Oleh sebab itu mari kita semua menjaga bangsa negara kita, dan kita bangun demokrasi di bangsa ini secara dewasa dan saling menghargai antar sesama.

Khusus untuk para pemuda, dalam konteks Pilpres kali ini hendaknya pemuda-pemudi Indonesia menjadi kelompok yang lebih menyejukkan suasana dalam pemilu 2014 ini.
Gejala yang telah muncul seperti : persoalan media, netralitas aparatur keamanan negara dan gejala sosial yang lain, seyogyanya diantisipasi kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi, apakah mengacu pada yang namanya chaos?. Tentu tidak, perlu ditegaskan. Pilpres ini bukan agenda perang, namun praktik demokrasi yang musti ada dalam lima tahun. Sebagai sarana agregasi politik, sirkulasi kepemimpinan dan pendidikan politik di masyarakat.

Penting kiranya agar apapun hasil Pilpres 2014, siapapun yang menang tentu jangan terlalu jumawa dan euforia berlebihan, yang kalah pun jangan terlalu kecewa. Yang perlu dielaborasi ke depan, Indonesia menjadi negara yang lebih baik, maju dan sejahtera di masa mendatang.

 
Azhar Kahfi
Ketua Bidang PTKP PB HMI
Mahasiswa Program Pascasarjana Magister Ilmu Hukum, Universitas Indonesia
Deklarator Gagas Nusantara (Gantara)

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Langkah Polri Bongkar Kasus Dugaan Korupsi Kejagung Tuai Apresiasi

Kamis, 09 Juli 2026 | 03:59

UPDATE

Matador Pulangkan Belgia di Menit Akhir

Sabtu, 11 Juli 2026 | 04:14

Pengadaan Batu Bara Belum Tentu Penyebab Blackout Sumatera

Sabtu, 11 Juli 2026 | 04:05

Ijazah Asli Jokowi Dipastikan Sama seperti Unggahan Dian Sandi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:45

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Jampidsus Febrie Resmi Mundur

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:23

Antara VAR dan Tuduhan Argentina Anak Emas FIFA

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:02

Pemerintah Dukung Kortastipidkor Usut Tuntas Perkara Korupsi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 02:35

Pernyataan Febrie Dinilai Upaya Kendalikan Narasi di Tengah Deretan Fakta

Sabtu, 11 Juli 2026 | 02:33

Demo Copot Jampidsus Febrie

Sabtu, 11 Juli 2026 | 02:24

Akademisi University Swedia Teliti Penanggulangan Bencana PMI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 02:11

Selengkapnya