Berita

ilustrasi, mafia migas

Bisnis

DPR Heran Otak Mafia Migas Sulit Disentuh Aparat Hukum

SENIN, 07 JULI 2014 | 09:10 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Pemerintah telah mem­biar­kan kegiatan illegal eco­nomy seperti mafia minyak dan gas (migas). Padahal, kebe­radaan mafia itu terus meng­gerus potensi penerimaan ne­gara triliunan rupiah.

“Kebocoran anggaran dan ke­uangan negara akan terus ter­jadi jika biang kebocoran (mafia) di sektor migas tidak dihi­langkan,” kata Koordinator Koalisi Anti Utang (KAU) Dani Setiawan.

Menurut dia, bagaimana mau menekan kebocoran keua­ngan jika kegiatan mafia migas terus dibiarkan. Tekad mem­be­reskan kebocoran keuangan ne­gara hanya akan menjadi slo­gan kosong belaka.


Dani mengatakan, untuk mengatasi kebocoran, misal­nya di sektor migas, tidak bisa dilakukan tanpa membenahi tata kelola migas secara umum. Misalnya, pembenahan terkait kepemilikan, penguasaan, konsumsi dan lain-lain.

Selain tata kelola migas yang buruk, tambah Dani, pa­radigma pembangunan harus diubah.  Para pegiat usaha kecil me­nengah di negeri harus diprioritaskan, karena percuma ber­koar-koar akan mem­ba­ngun ekonomi kerakyatan, se­mentara aktor pendukung im­por dilindungi.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik membantah ada praktik mafia dalam industri migas. “Nggak ada mafia migas. Saya nggak tahu itu,” cetusnya.

Anggota Komisi Vll DPR Satya W Yudha mengatakan, pre­siden harus turun tangan menye­lesaikan dugaan mafia dalam industri migas. Soalnya, presiden memiliki instrumen untuk melakukan pemberan­tasan mafia melalui TNI/Polri.

Satya juga mengatakan, da­lam upaya mengurangi prak­tik penyelundupan bahan bakar mi­nyak (BBM) bersubsidi Per­tamina, perlu diterapkan dua sistem yaitu penguatan tek­nologi informasi serta keter­libatan seluruh aparat. Bukan cuma Pertamina, TNI, Polri dan kepala daerah serta penjaga pantai.

Calon Wakil Presiden Hatta Rajasa mengaku sangat resah dengan dugaan mafia migas. Apalagi isu ini terus dikaitkan  dengan dirinya ketika menjabat Menko Perekonomian. “Saya akan bongkar kalau terpilih dalam Pilpres,” janji besan Pre­siden SBY ini.

Anggota Komisi III DPR Bambang Soesatyo mene­gas­kan, institusi penegak hukum harus memberi respons mak­simal terhadap konspirasi pe­nyelundupan BBM. Jika terus didiamkan, masyarakat akan curiga bahwa oknum penegak hukum jadi bagian dari konspirasi di mafia migas.

“Masyarakat sudah yakin ada kon­spi­rasi besar yang mengotaki pe­nye­lundupan BBM selama ini. Ada beberapa indikasi menge­nai konspirasi itu,” kata Bambang.

Pertama, lanjut dia, para pelaku tidak pernah jera se­hing­ga penyelundupan terus ter­jadi. Kedua, pelaku yang ter­tangkap hanya didenda dan tidak pernah diganjar sanksi pi­dana. Ketiga, identitas penye­lundup tidak pernah di­pub­likasikan. ***

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Merawat Tradisi Intelektual Mahasiswa Lewat Peluncuran Buku Pergerakan

Senin, 06 Juli 2026 | 03:59

Demokrasi Liberal dan Benteng Oligarki

Senin, 06 Juli 2026 | 03:43

ICX Realisasikan Buyback Rp71 Miliar Perkuat Sistem Tata Kelola

Senin, 06 Juli 2026 | 03:20

Polresta Bandara Soetta Bongkar Home Industry Vape Isi Ganja Beromzet Miliaran

Senin, 06 Juli 2026 | 02:59

Manifesto AJIP Bali: Ketika Pariwisata Kehilangan Arah

Senin, 06 Juli 2026 | 02:35

Perpres 111/2025 soal LGBT Ancaman Nirmiliter jadi Langkah Preventif Terukur

Senin, 06 Juli 2026 | 02:12

Nyali Semesta: Ali Khamenei dan Puncak Kepemimpinan Transendental

Senin, 06 Juli 2026 | 01:57

UMKM dan Budaya Minangkabau Bergaung di Malaysia

Senin, 06 Juli 2026 | 01:40

Jaksa telah Berubah Menjadi Pengacara Jokowi

Senin, 06 Juli 2026 | 01:20

Aiptu Sumaryanto jadi Korban Ketiga yang Gugur saat Gerebek Bandar Narkoba di Katingan

Senin, 06 Juli 2026 | 00:59

Selengkapnya