Berita

ilustrasi

Dunia

Operasi Militer Afganistan Tewaskan 20 Gerilyawan

SABTU, 28 JUNI 2014 | 16:43 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Dua puluh gerilyawan tewas dan 25 lainnya luka-luka selama operasi militer yang dilakukan tentara Afghanistan dalam 24 jam terakhir di seluruh negeri tersebut.

"Militer Khusus Afghanistan menjinakkan 40 bom pinggir jalan, menyita 100 rompi bom bunuh diri, dan menemukan 100 kg bahan peledak selama operasi," kata Kementerian Pertahanan Afghanistan dalam sebuah pernyataan pada Sabtu pagi, seperti dikabarkan Xinhua.

Dalam operasi itu, dua tentara turut menjadi korban tewas akibat bentrokan yang tak terelakkan dengan para gerilyawan.


Sejauh ini kekerasan yang dilakukan Taliban di Afghanistan terus bergulir. Hal ini menyebabkan pasukan keamanan turun tangan untuk mengusir para militan di provinsi-provinsi bergolak.

Sehari sebelumnya (Jumat, 27/6), sembilan polisi tewas dalam dua serangan terpisah di pos pemeriksaan keamanan di Balkh Utara, Provinsi Ghazni Timur. [zul]

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya