Bila Pemilu dilakukan saat ini maka dipastikan Prabowo-Hatta mengungguli Jokowi-JK. Elektabilitas Prabowo-Hatta sebesar 46,2 persen, sementara Jokowi-JK 44,3 persen.
Demikian hasil survei Media Survei Nasional (Median). Menurut Direktur Riset Median, Sudarto, keunggulan Prabowo-Hatta saat ini bukanlah sesuatu yang aneh mengingat berdasarkan data survei berkala, elektabilitas Prabowo-Hatta meng terus mengalami tren kenaikan.
"Sedangkan dukungan kepada Jokowi-JK mengalami tren penurunan," kata Sudarto di salah satu tempat makan di bilangan Kelapa Gading, Jakarta (Kamis, 26/6).
Berdasarkan data survei berkala yang dimiliki Median, dalam priode April hingga Juni 2014 telah menunjukkan terjadinya tren penurunan suara Jokowi-JK, dari 50,7 persen di akhir April, menjadi 49,5 di awal Mei. Lalu menjadi 46,9 di akhir Mei, dan menjadi 44,3 persen di akhir Juni. Di saat yang bersamaan, elektabilitas Prabowo-Hatta terus menyusul.
"Data menunjukkan terjadinya tren peningkatan suara Prabowo Hatta dari 34,1 persen di akhir April, menjadi 36,8 persen di awal Mei, lalu menjadi 41,8 persen di akhir Mei, dan menjadi 46,2 persen di akhir Juniâ€, terangnya.
Namun Sudarto menambahkan, mengingat margin of error survey dan undecided voters yang masih lebih besar dibandingkan selisih elektabilitas keduanya, maka dinakima dukungan menjelang pilpres masih mungkin terjadi.
"Dalam beebrapa pecan ke depan masih mungkin mengubah poisisi elektabilitas kedua pasangan capres itu," katanya.
Survei ini, jelas Sudarto, dilakukan pada kurun waktu 15-20 Juni 2014, dengan melibatkan 2.200 responden di 33 provinsi. Survei ini juga menggunakan metode pengambilan data melalui teknik multistage random sampling dan proporsional atas populasi provinsi dan gender, dengan sampling error sebesar 2,1 persen
.[wid]