Berita

foto:net

Politik

Menyedihkan, Sikap Golkar Terlihat Emosional

RABU, 25 JUNI 2014 | 16:14 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Partai Golkar terlihat emosional dengan memecat kadernya yang mendukung Jokowi-JK. Padahal, mereka yang mendukung Jokowi-JK, berpolitik sesuai hati nuraninya. Sementara banyak kader yang diduga terlibat dalam kasus korupsi malah aman di posisi dan jabatannya.

"Tentu ini sangat menyedihkan. Tapi mungkin itulah kualitas pikirannya dalam berdemokrasi yang belum siap dengan perbedaan," kata Politikus Partai Demokrat (PD), Ruhut Sitompul, beberapa saat lalu (Rabu, 25/6).

Ruhut yang juga mantan politisi Partai Golkar mengakui tiga kader Golkar yang dipecat yakni Nusron Wahid, Agus Gumiwang, dan Poempida Hidayatullah adalah politisi muda potensial. Dan kini, mereka telah menjadi korban dari ketidaksiapan elite Golkar.


Padahal, menurutnya, alasan ketiga kader tersebut mendukung Jokowi-JK sangat rasional dan sangat bisa dipahami mengingat JK adalah jelas-jelas kader Golkar yang pernah menjadi ketua umum.

Ruhut pu mengakui, meski tak sekeras Golkar, namun sikap yang sama juga ditujukan elit Demokrat, yang tidak siap berbeda dan tidak siap berdemokrasi, dengan mengeluarkan pernyataan emosional. Padahal, dirinya tak melanggar apapun mengingat sikap Demokrat sebagaimana arahan netralitas pilpres seperti disampaikan Ketua Umum SBY..

"Tapi mungkin kenapa saya dipersoalkan juga, karena mereka yang mendukung sana katanya banyak tapi tak ada gaungnya. Begitu Ruhut deklarasi Salam Dua Jari langsung geger pemberitaan dan respon dari publik. Jadi ada yang khawatir mungkin," jelasnya.[wid]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

Menguji Klaim MBG Kunci Pertumbuhan Ekonomi Triwulan 1

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:12

JK Disarankan Maafkan Ade Armando

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:07

41,7 Persen Jemaah Haji Aceh Lansia

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:43

Bank Pelat Merah Cabang Joglo Dipolisikan

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:26

Empat Hakim Ad Hoc PHI PN Medan Disanksi Kode Etik

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:03

Presensi Ilegal 3.000 ASN Brebes Alarm Serius bagi Integritas Birokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:42

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

Digitalisasi Parkir Genjot Pendapatan Daerah

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:02

Ini Cerita Penumpang Selamat dari Bus ALS Terbakar di Sumsel

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:31

Impor Blueray 90 Persen Tetap Jalur Merah

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:28

Selengkapnya