Berita

Artha Meris Simbolon

Hukum

SUAP SKK MIGAS

Pengacara Artha Meris Pertanyakan Posisi Uang Suap ke KPK

SELASA, 24 JUNI 2014 | 14:53 WIB | LAPORAN:

Presiden Direktur PT Kaltim Parna Industri, Artha Meris Simbolon, menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Artha diperiksa dalam kapasitasnya sebagai tersangka dalam kasus suap ke eks Kepala SKK Migas, Rudi Rubiandini.

Sebelum masuk ruang pemeriksaan, tak ada sepatah kata pun yang meluncur dari wanita ber-make up tebal dan rambut dicat cokelat kekuning-kuningan itu.


Meris terus berjalan meski banyak pertanyaan meluncur. Tangan kanan Meris tampak memegang lengan Otto Hasibuan, penasihat hukumnya.

Otto Hasibuan mengaku akan meminta klarifikasi dari KPK. Salah satunya, mengenai uang yang disebutkan dikasih oleh Arta Meris ke Rudi Rubiandini.

"Justru itulah nanti harus kita lihat dalam pemeriksaan itu, kan setiap suap ada uang. Itu yang mana uangnya? Itulah yang sekarang kami mau klarifikasi," kata dia.

Karena itu, dia berjanji akan menjelaskan mengenai apa yang akan ditanyakannya ke penyidik setelah pemeriksaan kliennya rampung nanti.

Dalam dakwaan Rudi Ribiandini disebut, Meris memberikan uang senilai US$ 522,5 ribu kepada Rudi. Kerabat politisi PDIP, Effendi Simbolon, itu sebelumnya sudah diperiksa dua kali sebagai tersangka.

Terkait kasus Meris, penyidik sebelumnya sudah memeriksa Jero Wacik. Tak hanya itu, Marihad Simbolon yang merupakan ayah tersangka juga sudah dipanggil, meski mangkir dari pemeriksaan.

Dalam surat dakwaan Rudi Rubiandini terungkap, Meris memberikan uang senilai US$522,5 ribu kepada Rudi. Uang diberikan agar Rudi merekomendasikan persetujuan untuk menurunkan formula harga gas PT Kaltim Parna Industri, perusahaan milik Meris kepada Menteri ESDM.

Peristiwa ini bermula dari pertemuan Rudi dan orangtua Artha Meris, Marihad Simbolon awal tahun 2013. Sekitar Februari 2013, Meris menyerahkan uang US$250 ribu kepada Rudi melalui Deviardi alias Ardi yang merupakan pelatih golf Rudi.

Selang beberapa bulan, Artha Meris kembali menyerahkan uang US$22,5 ribu, US$200 ribu dan US$50 ribu secara bertahap kepada Rudi melalui Ardi. Kemudian, Ardi melaporkan penerimaan uang itu kepada Rudi, dan Rudi meminta uang disimpan safe deposit box milik Ardi di CIMB Niaga. [ald]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Telkom Cegah Kerusakan Terumbu Karang Lewat Program ‘Bisa Biru’

Rabu, 15 Juli 2026 | 18:05

Cak Imin dan Parpol Sahabat Ikut Merumput di Turnamen Minisoccer Harlah PKB

Rabu, 15 Juli 2026 | 17:38

Kebutuhan Dana B50 Capai Rp32,3 Triliun, BPDP Pastikan Kas Aman

Rabu, 15 Juli 2026 | 17:36

Baliho Ulang Tahun Jokowi Disoal, Pengamat Minta PPID Buka Dokumen Perizinan

Rabu, 15 Juli 2026 | 17:23

Kejagung Teken Tiga Sprindik Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Rabu, 15 Juli 2026 | 17:16

Zulhas Ungkap Dua Fungsi Utama Kopdes Merah Putih, Tegaskan Bukan Supermarket

Rabu, 15 Juli 2026 | 17:08

IHSG Sore Ini Menguat ke 6.041, Rupiah Ditutup Rp18.068 per Dolar AS

Rabu, 15 Juli 2026 | 17:00

Menpar Jamin Setiap Rupiah Anggaran Negara Dikelola Akuntabel

Rabu, 15 Juli 2026 | 16:51

Sentuhan Teknologi Digital Mudahkan Masyarakat Ikuti Gerakan Sedekah Subuh

Rabu, 15 Juli 2026 | 16:48

Curiga Ada Intervensi Jelang Musda Demokrat Aceh, Kader Kirim Surat Terbuka ke AHY

Rabu, 15 Juli 2026 | 16:47

Selengkapnya