Berita

hasto kristiyanto/net

Politik

PDIP: Prabowo Tidak Dengar Masukan PKS?

Jokowi Tunjukkan Politik Bebas Aktif
SENIN, 23 JUNI 2014 | 03:51 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Dukungan calon presiden Joko Widodo terhadap kemerdekaan Palestina menjadi negara yg berdaulat dan bahkan menjadi anggota PBB merupakan sikap politik luar negeri yang sangat tegas dan sejalan dengan prinsip kemerdekaan sebagai hak segala bangsa.

Menurut Jurubicara Tim Pemenangan Jokowi-JK, Hasto Kristiyanto, sikap tegas Jokowi itu berdasarkan pemahaman atas Pembukaan UUD 45 dan kesadaran sejarah.

"Dukungan terhadap Palestina ini juga muncul dari kesadaran historis. Mengingat Palestina adalah satu-satunya bangsa yang mengikuti konferensi Asia-Afrika yang hingga saat ini belum diakui hak-haknya secara penuh sebagai bangsa merdeka," ucap Hasto, Minggu malam (22/6).


Wakil Sekjen DPP PDIP ini menilai sikap tegas Jokowi tersebut tidak berhasil ditunjukkan oleh Prabowo Subianto. Padahal Prabowo mendapat dukungan dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), yang selama ini kerap menyuarakan kemerdekaan Palestina.

"Hilangnya agenda dukungan terhadap Palestina ini mungkin sebagai bukti atas sikap Prabowo yang tidak mendengarkan masukan partai koalisinya," ucap Hasto.

Ia menambahkan, bagi Jokowi, politik luar negeri bebas aktif harus ditujukan pada persaudaraan dunia. Hal ini sejalan dengan prinsip perikemanusiaan Indonesia. "Jokowi sangat memahami spirit Dasa Sila Bandung dan berkomitmen kuat untuk menggelorakan kembali kepemimpinan Indonesia di dunia internasional," lanjut Hasto.

Dalam acara debat capres ketiga yang digelar di Holiday Inn, Kemayoran, Jakarta, Minggu malam, Jokowi menyatakan, ia dan pasangannya, Jusuf Kalla, berkomitmen penuh mendukung kemerdekaan Palestina dan mendukung negara itu masuk dalam keanggotaan penuh di Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB). [rus]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

Menguji Klaim MBG Kunci Pertumbuhan Ekonomi Triwulan 1

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:12

JK Disarankan Maafkan Ade Armando

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:07

41,7 Persen Jemaah Haji Aceh Lansia

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:43

Bank Pelat Merah Cabang Joglo Dipolisikan

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:26

Empat Hakim Ad Hoc PHI PN Medan Disanksi Kode Etik

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:03

Presensi Ilegal 3.000 ASN Brebes Alarm Serius bagi Integritas Birokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:42

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

Digitalisasi Parkir Genjot Pendapatan Daerah

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:02

Ini Cerita Penumpang Selamat dari Bus ALS Terbakar di Sumsel

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:31

Impor Blueray 90 Persen Tetap Jalur Merah

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:28

Selengkapnya