Berita

proklamator soekarno

Politik

Mahfud MD Harus Tarik Tudingan Bung Karno Pelanggar HAM

SABTU, 21 JUNI 2014 | 01:08 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Pernyataan Mahfud MD yang menuding Soekarno sebagai pelanggar hak asasi manusia (HAM) selain telah memfitnah Bung Karno, juga jelas-jelas bisa merugikan pasangan capres Prabowo Subianto-Hatta Rajasa.

Demikian disampaikan putri Proklamator RI Soekarno, Rachmawati Soekarnoputri, terkait ucapan Mahfud di Bengkulu yang menyebut Presiden Soekarno juga pernah melakukan pelanggaran HAM. Dia menilai pernyataan tersebut ngawur,  kebablasan dalam menyampaikan pendapat, dan mengambil langkah gegabah.

Selain itu, ujar Rachmawati, pernyataan yang disampaikan Mahfud juga keliru dalam memberikan contoh kasus pelanggaran HAM. Menurutnya, Mahfud tidak pantas menyandingkan bahkan membandingkan antara Prabowo dengan Soekarno.


Rachmawati mengingatkan, ucapan ketua Tim Pemenangan Nasional Prabowo-Hatta itu bisa berdampak pada pendukung dan pengagum Soekarno di Tanah Air yang tetap setia hingga kini.

"Pasti itu. Sudah pasti masih banyak pendukung Soekarno. Jangan (pencapresan Prabowo) jadi blunder karena pak Mahfud, jangan sampai kontraproduktif. Tidak selayaknya menyandingkan kasus pelanggaran HAM 1998 dengan peristiwa yang terjadi pada tahun 1965, apalagi mengaitkannya dengan Soekarno," jelas Rachmawati, Jumat malam (20/6).

Oleh karena itu, dia mendesak Mahfud segera menarik dan mengoreksi ucapannya yang telah menuding Soekarno sebagai pelanggar HAM.

"Sebagai putri Bung Karno, itu kekeliruan. Lebih baik pak Mahfud menarik ucapannya," tegas Rachmawati. [why]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

Menguji Klaim MBG Kunci Pertumbuhan Ekonomi Triwulan 1

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:12

JK Disarankan Maafkan Ade Armando

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:07

41,7 Persen Jemaah Haji Aceh Lansia

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:43

Bank Pelat Merah Cabang Joglo Dipolisikan

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:26

Empat Hakim Ad Hoc PHI PN Medan Disanksi Kode Etik

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:03

Presensi Ilegal 3.000 ASN Brebes Alarm Serius bagi Integritas Birokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:42

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

Digitalisasi Parkir Genjot Pendapatan Daerah

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:02

Ini Cerita Penumpang Selamat dari Bus ALS Terbakar di Sumsel

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:31

Impor Blueray 90 Persen Tetap Jalur Merah

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:28

Selengkapnya