Berita

ilustrasi/net

Gerakan Kemanusiaan Posko Jenggala Tak Punya Hubungan dengan Jokowi-JK

RABU, 18 JUNI 2014 | 10:26 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Dalam kasus tertentu, nama yang identik bisa jadi persoalan. Kasus ini misalnya menimpa Yayasan Gerakan Kemanusiaan Posko Jenggala. Gerakan kemanusian ini sudah berdiri sejak 1998 dan kemudian dikenal dengan nama Posko Jenggala belaka.

Kini, menjelang Pilpres, di kubu Jokowi-JK ada nama Posko Pemenangan Jenggala atau Jenggala Center atau Posko Relawan Jenggala. Nama ini juga kadang disebut sebagai Posko Jenggala saja. Disebut Posko Jenggala karena posko ini didirikan di sebuah rumah yang terletak di Jalan Jenggala II/6 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Masalah muncul karena belakangan ada sementara orang yang menghubungi pihak Gerakan Kemanusiaan Posko Jenggala. Mereka mengkonfirmasi apakah benar menjadi bagian dari Tim Sukses Jokowi-JK. Tentu saja ini dibantah pihak Gerakan Kemanusiaan Posko Jenggala.


"Banyak yang nanya dan menilai kami bagian dari tim Jokowi-JK. Kami memberi tahu bahwa kami tidak ada hubungan dengan Posko Relawan Jenggala yang beritanya beredar," kata Ketua pihak Gerakan Kemanusiaan Posko Jenggala, Andi Sahrandi, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Rabu, 18/6).

Andi menegaskan, yayasan dengan akte pendirian No.03 dan dengan Notaris Runi Ikasari ini sebuah yayasan yang bergerak dalam bantuan sosial kemanusiaan terutama dalam bantuan bencana alam sejak tahun 1998. Gerakan Kemanusiaan Posko Jenggala ini sudah membantu sesama di seluruh Indonesia dan mancanegara.

"Kami dulu beri nama Posko Jenggala karena didirikan di rumah Pak Arifin Panigoro di Jalan Jenggala I," ungkap Andi, sambil mengatakan bahwa saat ini kantor Jenggala berada di Jalan Gunung Indah II/50 Cirendeu, Tangerang. [ysa]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

Menguji Klaim MBG Kunci Pertumbuhan Ekonomi Triwulan 1

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:12

JK Disarankan Maafkan Ade Armando

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:07

41,7 Persen Jemaah Haji Aceh Lansia

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:43

Bank Pelat Merah Cabang Joglo Dipolisikan

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:26

Empat Hakim Ad Hoc PHI PN Medan Disanksi Kode Etik

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:03

Presensi Ilegal 3.000 ASN Brebes Alarm Serius bagi Integritas Birokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:42

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

Digitalisasi Parkir Genjot Pendapatan Daerah

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:02

Ini Cerita Penumpang Selamat dari Bus ALS Terbakar di Sumsel

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:31

Impor Blueray 90 Persen Tetap Jalur Merah

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:28

Selengkapnya