Berita

ilustrasi/net

Gagal, Operasi Simpatik Polda Metro Jaya Harus Dievaluasi!

RABU, 18 JUNI 2014 | 09:54 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Operasi Simpatik 2014 yang digelar Direktorat Lalu Lintas Pola Metro Jaya belum berdampak positif terhadap kondisi lalu lintas. Buktinya  masih banyak pengendara yang tidak mematuhi rambu-rambu, sementara kemacetan terjadi  hampir di seluruh ruas jalan di ibukota dan sekitarnya.

"Seharusnya, polisi melakukan tindakan yang  secara langsung bisa meningkatkan kesadaran tertib lalu lintas masyarakat, sehingga dengan kesadaran sendiri masyarakat ikut berperan aktif mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas," kata Indonesia Traffic Watch (ITW), Edison Siahaan, dalam keterangan beberapa saat lalu (Rabu, 18/6).

Edison meminta Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mengevaluasi pelaksanaan Operasi Simpatik, yang terbukti tidak efektif itu.


"Kalau tidak berpengaruh secara signifikan terhadap upaya mewujudkan Kamseltibcar lalu lintas, ya hentikan saja. Polisi jangan menggelar operasi hanya untuk sekadar terlihat sudah  berbuat, tetapi tidak bermanfaat,” kata Edison.

Dia menambahkan, kondisi lalu lintas di Jakarta sudah sampai pada tingkat gawat darurat sehingga penanganannya juga harus dengan cara gawat darurat juga. Kemacetan di Jakarta selain menimbulkan kekesalan, juga sudah membunuh produktifitas dan kreatifitas masyarakat.

"Tidak hanya itu, kemacetan juga menimbulkan kerugian materi yang sangat besar akibat pemborosan bahan bakar minyak ," demikian Edi. [ysa]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Menguji Klaim MBG Kunci Pertumbuhan Ekonomi Triwulan 1

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:12

JK Disarankan Maafkan Ade Armando

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:07

41,7 Persen Jemaah Haji Aceh Lansia

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:43

Bank Pelat Merah Cabang Joglo Dipolisikan

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:26

Empat Hakim Ad Hoc PHI PN Medan Disanksi Kode Etik

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:03

Presensi Ilegal 3.000 ASN Brebes Alarm Serius bagi Integritas Birokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:42

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

Digitalisasi Parkir Genjot Pendapatan Daerah

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:02

Ini Cerita Penumpang Selamat dari Bus ALS Terbakar di Sumsel

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:31

Impor Blueray 90 Persen Tetap Jalur Merah

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:28

Selengkapnya