Berita

jokowi-maruarar/net

Politik

Maruarar Sirait: Debat Kedua Membuktikan Jokowi Kuasai Detail Masalah

SENIN, 16 JUNI 2014 | 16:51 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Dalam debat kedua capres, Jokowi kembali tampil apa adanya dan semakin membuktikan bahwa dia memang berpengalaman serta menguasai masalah secara detail.

Demikian disampaikan koordinator Tim Debat Jokowi-JK, Maruarar Sirait kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Senin, 16/5).

"Dalam soal pelayanan publik di bidang kesehatan dan pendidikan misalnya, Mas Jokowi bukan hanya bicara soal anggaran, tapi juga bicara soal sistem terpadu dengan berbasis IT," kata Maruarar.


Maruar menegaskan, program Jokowi seperti Kartu Indonesia Sehat dan Kartu Indonesia Pintar merupakan salah satu bentuk pelayanan publik di bidang kesehatan dan pendidikan. Dan program ini, merupakan program nyata yang selama ini sudah diimplementasikan di Solo dan Jakarta.

"Ini menunjukkan kualitas Mas Jokowi. Benar-benar menjadikan blusukan sebagai sarana untuk menerima masukan dari masyarakat, mendengarnya, lalu melaksanakannya," kata Maruarar.

Hal lain yang tak kalah penting lagi, menurut Ara, Jokowi lebih mengutamakan kepentingan nasional. Dalam bidang perbankan, Jokowi misalnya, mau agar bank-bank Indonesia seperti Bank Mandiri, BNI dan BRI bisa berperan di internasional. Tekad ini dibingkai dalam asas resiprokal, sebagaimana bank-bank asing bisa berdiri di Indonesia dengan cukup mudah.

"Dengan asas resiprokal, kita bisa memerankan ekonomi di tingkat global, dan di saat yang sama juga memproteksi kepentingan kita," ungkap Ara, yang juga anggota Komisi XI.

Pun demikian, dalam bidang maskapai penerbangan. Kata Ara, Jokowi mau kepentingan nasional melalui pengusaha lokal bisa setara dengan maskapai lain. Misalnya saja Garuda, Lion Air maupun Sushi Air.

"Ini semua dilakukan demi kepentingan nasional dan demi kepentingan rakyat, sebab Jokowi adalah pemimpin yang lahir dari rakyat," demikian Ara.[wid]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Menguji Klaim MBG Kunci Pertumbuhan Ekonomi Triwulan 1

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:12

JK Disarankan Maafkan Ade Armando

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:07

41,7 Persen Jemaah Haji Aceh Lansia

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:43

Bank Pelat Merah Cabang Joglo Dipolisikan

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:26

Empat Hakim Ad Hoc PHI PN Medan Disanksi Kode Etik

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:03

Presensi Ilegal 3.000 ASN Brebes Alarm Serius bagi Integritas Birokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:42

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

Digitalisasi Parkir Genjot Pendapatan Daerah

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:02

Ini Cerita Penumpang Selamat dari Bus ALS Terbakar di Sumsel

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:31

Impor Blueray 90 Persen Tetap Jalur Merah

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:28

Selengkapnya