Berita

Nusantara

Jelang Lebaran, Pengrajin Baju Pangsi dan Ikat Kepala Sunda Kebanjiran Order

SABTU, 14 JUNI 2014 | 19:49 WIB | LAPORAN:

Indonesia memiliki beragam kebudayaan di setiap daerah. Mulai dari adat istiadat, bahasa, pakaian daerah dan lainnya. Salah satunya Jawa Barat yang menjadikan totopong (ikat kepala) sebagai ciri khas resmi masyarakat Sunda kepada turis mancanegara.

Terlebih kini sebagian pemerintah daerah meminta seminggu sekali karyawannya mengenakan baju pangsi dan totopong. Karena beberapa kepala daerah yang mewajibkan semua karyawannya mengenakan iket sunda dan baju pangsi, membuat pengrajin iket dan baju  pangsi, kebanjiran orderan.

Terlebih kini menjelang bulan Ramadhan, para pengrajin tiap harinya menjual 1000 potong iket kepala dan baju khas adat sunda.


Seperti di pengrajin Jalan Cempaka Warna, Cihideung, Kota Tasikmalaya kebanjiran orderan. Pengrajin bernama lengkap Ubad Muslim yang terkenal dengan ikat Sunda Ki Dulur, dalam sehari sekitar seribu potong totopong laku terjual.

Harga totopong siap pakai buatan Ubad dijual mulai dari Rp 20 ribu hingga Rp 40 ribu per potong. Sedangkan harga baju pangsi dijual mulai dari Rp 60 ribu hingga Rp 600 ribu, satu stelnya.

Banyaknya permintaan pasar, menjadikan beberapa pengrajin memperkerjakan beberapa ibu rumah tangga di kampungnya. “Sejak bekerja disini, lumayan bisa membantu ekonomi keluarga,” kata Rina Marlina, salah seorang pekerja.

Pengrajin bernama Ubad Muslim bukan hanya memperoleh penghasilan dan keuntungan semata. Namun ada kepuasan tersendiri karena bisa melestarikan budaya Sunda. “Hasil karya  saya biasa dipasok ke Ciamis, Majalengka, Bandung, Purwakarta, Subang dan Cianjur,” kata Ubad kepada wartawan Sabtu (14/6) siang.

Pembeli ikat kepala dan baju pangsi bukan saja dari kalangan biasa, namun pelajar, mahasiswa, pejabat hingga artis membelinya. Bahkan, totopong kini rutin dikirim agen penjualan pakaian ternama di Lampung, Sumatera dan Maroko.

Para pengrajin berharap dinas Parawisata, Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jabar, tidak sekadar mengajak para pengrajin ikat Sunda ikut pameran ke berbagai tempat. Namun mereka butuh pelatihan untuk meningkatkan kualitas produknya, seperti manajemen usaha pemasaran dan kredit usaha dengan bunga ringan.

Totopong merupakan kain batik bermotif Sunda yang berbentuk persegi dengan ukuran 50x50 cm. Kain ini kemudian diikatkan pada kepala dan dibentuk sesuai dengan variasi yang diinginkan.

Sejak dulu pemakaian totopong telah menjadi simbol perlawanan rakyat melawan penjajahan Belanda dan Jepang. Pada era kemerdekaan, totopong dijadikan sebagai alat membedakan kelompok penjajah dan pejuang saat terjadi perang dan juga menjadi simbol pemersatu masyarakat dan pengobar semangat.

Fungsi totopong sebagai simbol identitas diri dilihat dari ragam pola mengikatnya. Dahulu bentuk ikatan totopong yang dipakai menunjukkan status sosial seseorang di masyarakat. Cara mengikat totopong juga berbeda antara bangsawan dan rakyat biasa. [zul]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Ketua MPR: Peternak Sejahtera, Indonesia Makmur

Sabtu, 25 April 2026 | 22:13

PPN Tiket Pesawat Ekonomi Ditanggung Pemerintah Selama 60 Hari

Sabtu, 25 April 2026 | 21:55

Wapres Gibran Tunjukan Komitmen untuk Indonesia Timur

Sabtu, 25 April 2026 | 21:48

Babak Baru Kasus Hukum Rismon, Dilaporkan Gara-gara Buku "Gibran End Game"

Sabtu, 25 April 2026 | 21:25

Pengusaha Warteg Keberatan Zulhas Beri Sinyal Minyakita Bakal Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:51

Bukan Soal PAN, Daya Beli juga Tertekan kalau Minyakita Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:36

Prof Septiana Dwiputrianti Dikukuhkan Guru Besar Politeknik STIA LAN Bandung

Sabtu, 25 April 2026 | 19:52

Modus Ganjal ATM Terbongkar, Empat Pelaku Dicokok

Sabtu, 25 April 2026 | 19:39

The Impossible Journey, Kisah Perjalanan AS Kobalen

Sabtu, 25 April 2026 | 18:44

Kawal Distribusi Living Cost, BPKH Pastikan Efisiensi Dana Haji 2026

Sabtu, 25 April 2026 | 18:24

Selengkapnya