Berita

amien rais/net

PILPRES 2014

Amien Rais: Warga Muhammadiyah Harus Rapatkan Barisan Hadapi Intervensi Asing

SABTU, 14 JUNI 2014 | 11:56 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Pemilihan presiden di Indonesia tidak bisa disebut seratus persen bebas dari campur tangan pihak asing. Bahkan, orang yang mengatakan bahwa pilpres kita merupakan proses politik yang bersih ialah orang yang polos.

"Orang yang mengatakan pemilu kita bersih itu lugu dan kurang cerdas," ujar mantan Ketua PP Muhammadiyah, Amien Rais, dalam Pengajian berjudul "Ijtihad Politik Dalam Pergantian Kepemimpinan Nasional" di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Jalan Menteng Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (14/6).

Hal itu, ungkap Amien, lantaran Indonesia merupakan negara yang memiliki penduduk Islam terbesar serta kekayaan sumber daya alam sangat banyak. Sehingga, hal itu membuat musuh-musuh Islam tidak akan membiarkan Indonesia menjadi kuat dan sejahtera. Karena jika dibiarkan, Indonesia bisa-bisa mengalahkan mereka dalam bidang ekonomi, politik dan bidang strategis lainnya.


Amien juga berharap agar warga Muhammadiyah tidak hanya berpikir sebagai penduduk Indonesia saja, tetapi juga sebagai penduduk Islam sedunia.

"Kalau kita lihat media, dunia Islam 1,5 miliar penduduknya, dari sekitar 25 atau 26 negeri Islam itu, yang sehat cuma tiga, Indonesia, Malaysia dan Turki," jelasnya.

Oleh karena itu, Mantan Ketua PP Muhammadiyah ini meminta agar kalangan Muhammdiyah mau berkorban, disiplin dan tunduk pada satu komando dalam pelaksanaan pilpres. Dengan cara itu, kedaulatan bangsa Indonesia bisa dijaga dari pihak asing. [ysa]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Menguji Klaim MBG Kunci Pertumbuhan Ekonomi Triwulan 1

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:12

JK Disarankan Maafkan Ade Armando

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:07

41,7 Persen Jemaah Haji Aceh Lansia

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:43

Bank Pelat Merah Cabang Joglo Dipolisikan

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:26

Empat Hakim Ad Hoc PHI PN Medan Disanksi Kode Etik

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:03

Presensi Ilegal 3.000 ASN Brebes Alarm Serius bagi Integritas Birokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:42

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

Digitalisasi Parkir Genjot Pendapatan Daerah

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:02

Ini Cerita Penumpang Selamat dari Bus ALS Terbakar di Sumsel

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:31

Impor Blueray 90 Persen Tetap Jalur Merah

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:28

Selengkapnya