Berita

ilustrasi/net

Perempuan PKB Terus Gerilya Menangkan Jokowi-JK

SABTU, 14 JUNI 2014 | 08:28 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Pergerakan Perempuan Kebangkitan Bangsa (PPKB), yang merupakan organisasi underbow PKB, terus menggalang kekuatan dan melakukan konsolidasi terhadap para perempuan Indonesia agar dalam Pilpres 9 Juli 2014 tak salah pilih karena sangat menentukan nasib masa depan bangsa.

"Kami tak akan pernah capek untuk terus bergerilya ke daerah-daerah guna menyadarkan masyarakat agar memilih Jokowi-JK. Sebab, pasangan inilah yang kami yakini akan mampu membawa perubahan kea rah yang lebih baik bagi Indonesia masa depan," kata  Sekretaris Umum DPP PPKB, Chusnunia Chalim, dalam ketengan beberapa saat lalu (Sabtu, 14/6).

Jumat kemarin (13/6), PPKB meggelar konsolidasi dengan seluruh DPC PPKB se-Provinsi Riau. Konsolidasi ini dilakukan untuk menggalang kekuatan perempuan di Riau khususnya dan Indonesia pada umumnya guna memenangkan Jokowi-JK. Diharapkan dengan gerakan yang massif ini oleh semua pengurus PPKB dan simpatisan PKB, suara kalangan perempuan akan mayoritas memilik Jokowi-JK.


"Kalau semua kekuatan PPKB dan simpatisan bisa bersatu dan bersama-sama bergerak, Insyallah pasangan Jokowi-JK akan mulus jadi pemimpin negeri ini. Sebab, dari sisi manapun, pasangan ini jauh lebih baik dari pasangan lainnya," terangnya.

Dalam kesempatan itu, Ketua PPKB Propinsi Riau, Erma Sari, menyatakan kesiapan untuk menjalankan instruksi DPP PPKB terkait penggalangan dan termasuk menjadi saksi di TPS dalam pilpres mendatang.

"Kita terus melakukan persiapan menghadapi pilpres ini dengan terus berkomunikasi dengan simpul, termasuk kegiatan door to door. Kami juga terus berkoordinasi dengan partai-partai pengusung Jokowi-JK," demikian Erma. [ysa]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Menguji Klaim MBG Kunci Pertumbuhan Ekonomi Triwulan 1

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:12

JK Disarankan Maafkan Ade Armando

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:07

41,7 Persen Jemaah Haji Aceh Lansia

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:43

Bank Pelat Merah Cabang Joglo Dipolisikan

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:26

Empat Hakim Ad Hoc PHI PN Medan Disanksi Kode Etik

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:03

Presensi Ilegal 3.000 ASN Brebes Alarm Serius bagi Integritas Birokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:42

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

Digitalisasi Parkir Genjot Pendapatan Daerah

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:02

Ini Cerita Penumpang Selamat dari Bus ALS Terbakar di Sumsel

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:31

Impor Blueray 90 Persen Tetap Jalur Merah

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:28

Selengkapnya