Berita

prabowo-hatta/net

Srikandi Pemuda Pancasila Bertekad Menangkan Prabowo-Hatta dalam Satu Putaran

JUMAT, 13 JUNI 2014 | 07:03 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Untuk Indonesia lima tahun mendatang, hanya figur Prabowo yang layak dan pantas menjadi Presiden RI. Selain jujur dan tegas, Prabowo pun berani menegakkan Indonesia yanag berdaulat, bermartabat, adil, makmur serta konsisten menjalankan  Pancasila dan UUD 1945.

"Visi kami ini sesuai dengan visi Prabowo dan karena itu kami siap mendukung dan memenangkannya pada tanggal 9 Juli 2014 untuk satu putaran," kata Ketua Umum Srikandi Pemuda Pancasila, Sarimaya, beberapa saat lalu (Jumat, 13/6).

Menang satu putaran artinya menang selain karena mendapat pemilih 50 persen plus satu, juga meraih 20 persen di 18 provinsi. Hal ini sudah menjadi wacana dan perdebatan beberapa hari ini karena bila pun menang suara mayoritas tetap pilpres harus dua putaran bila tidak meraih 20 persen suara di 1/2 provinsi plus satu provinsi.


Kamis kemarin (12/6), pengurus pusat Srikandi Pemuda Pancasila yang tergabung dalam barisan Relawan Srikandi Pemuda Pancasila menggelar deklarasi mendukung Prabowo-Hatta. Deklarasi dihadiri sekitar 250 anggota pengurus  Srikandi Pemuda Pancasila  dari pengurus  pusat  maupun pengurus daerah seperti Jakarta, Banten, Bekasi, Bogor, Bandung, Palembang, Sumatera Utara, Yogjakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan, Sulawesi Utara, Maluku, Bali dan  Nusa Tenggara Timur.

Turut hadir pada deklarasi yang diterima oleh r. Marwah Daud Ibrahim  mewakili Tim Sukses Prabowo-Hatta, sejumlah artis yang juga pengurus Srikandi PP seperti Marini Soerjosoemarmo, Fitria Elvie Sukaesih, Baby Zelvia dan sejumlah pengurus Srikandi PP lainnya.

Relawan Srikandi Pemuda Pancasila hingga saat ini telah berjumlah 1153 relawan perempuan yang berada di bawah organisasi Pemuda Pancasila dan terdiri  dari para akademisi, pengusaha, politisi, pekerja, ibu rumah tangga dan beberapa bidang professional lainnya yang tersebar di seluruh provinsi di Indonesia. [ysa]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Menguji Klaim MBG Kunci Pertumbuhan Ekonomi Triwulan 1

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:12

JK Disarankan Maafkan Ade Armando

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:07

41,7 Persen Jemaah Haji Aceh Lansia

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:43

Bank Pelat Merah Cabang Joglo Dipolisikan

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:26

Empat Hakim Ad Hoc PHI PN Medan Disanksi Kode Etik

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:03

Presensi Ilegal 3.000 ASN Brebes Alarm Serius bagi Integritas Birokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:42

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

Digitalisasi Parkir Genjot Pendapatan Daerah

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:02

Ini Cerita Penumpang Selamat dari Bus ALS Terbakar di Sumsel

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:31

Impor Blueray 90 Persen Tetap Jalur Merah

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:28

Selengkapnya