Berita

lalu mara/net

Lalu Mara: Gol Bunuh Diri JK Sungguh Sangat Menyakitkan

RABU, 11 JUNI 2014 | 15:58 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Ibarat permainan sepakbola, pertanyaan Jusuf Kalla kepada Prabowo soal hak asasi manusia (HAM) dalam debat perdana capres-cawapres, seperti gol bunuh diri. Gol bunuh diri, biasanya, kerap terjadi karena terlalu asing menyerang, hingga lupa pertahanan.

"Gol bunuh diri sungguh sangat menyakitkan," kata Wakil Sekjen DPP Golkar, Lalu Mara Satria Wangsa, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Rabu, 11/6)

Menurut Lalu Mara, pertanyaan JK itu, yang dimaksud untuk menyerang, ternyata dijawab oleh Prabowo dengan cukup mengesankan. Intonasi Prabowo dalam menjawab serangan itu begitu patriotik, cermin kstaria tanpa kebencian.


Lebih-lebih, lanjut Lalu Mara, Prabowo menutup jawaban dengan pesan kunci bahwa tidak ada tentara yang bergerak tanpa perintah. Prabowo pun menyarankan JK untuk bertanya langsung kepada atasannya.

"Inilah yang saya sebut bunuh diri, karena Pak JK terdiam. Pertanyaan menggelitik lainnya, siapakah atasan Prabowo Subianto kala itu, dan di kubu mana dia sekarang?" ungkap Lalu Mara.

Menjadi penting lagi, ungkap Lalu Mara, isu HAM ini tidak diangkat saat debat capres tahun 2009, yang saat itu ada tiga pasangan; SBY-Boediono, Mega-Prabowo dan JK-Wiranto bertanding pada Pilpres. Dan itulah hebatnya SBY saat itu.

Lalu Mara menambahkan, dalam debat itu juga terlihat jelas, Prabowo-Hatta jauh dari kebencian kepada lawan. Meski diserang, keduanya tak melakukan serangan balik. [ysa]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Menguji Klaim MBG Kunci Pertumbuhan Ekonomi Triwulan 1

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:12

JK Disarankan Maafkan Ade Armando

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:07

41,7 Persen Jemaah Haji Aceh Lansia

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:43

Bank Pelat Merah Cabang Joglo Dipolisikan

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:26

Empat Hakim Ad Hoc PHI PN Medan Disanksi Kode Etik

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:03

Presensi Ilegal 3.000 ASN Brebes Alarm Serius bagi Integritas Birokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:42

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

Digitalisasi Parkir Genjot Pendapatan Daerah

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:02

Ini Cerita Penumpang Selamat dari Bus ALS Terbakar di Sumsel

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:31

Impor Blueray 90 Persen Tetap Jalur Merah

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:28

Selengkapnya