Berita

prabowo-hatta/net

Salam Indonesia Raya Puji Program Lembaga Tabung Haji ala Prabowo-Hatta

RABU, 11 JUNI 2014 | 14:42 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Solidaritas Alumni Aktivis Mahasiswa Muslim (Salam) Indonesia Raya menilai positif program Prabowo-Hatta terkait pendirian Lembaga Tabung Haji. Program ini merupakan upaya mengelola dana ibadah haji di bawah pemerintah ke arah lebih baik dan efisien di masa mendatang, termasuk bagi pengaturan keberangkatan calon jamaah yang akan berhaji dengan pelayanan lebih pasti dan adil.

Salam Indonesia Raya sendiri merupakan wadah komunikasi mantan aktivis mahasiswa dalam kegiatan Masjid Kampus berbagai perguruan tinggi di tanah air

"Pendirian lembaga itu dapat membuat pelaksanaan ibadah haji yang kerap melibatkan jamaah sangat besar asal Indonesia itu menjadi bersifat transparan, tidak birokratis, sekaligus memberi kenyaman oleh karena melahirkan kemudahan terhadap keperluan ibadah haji," kata Ketua Umum Salam Indonesia Raya, John Heilmy di Jakarta (Rabu, 11/6).


"Program ini untuk mengikis kemungkinan terjadi permainan dalam penetapan daftar tunggu keberangkatan haji bagi jamaah, baik karena pelayanan yang kurang sehat maupun akibat ulah para oknum," sambungnya.

John mengharapkan, lembaga tabung haji harus berbentuk badan strategis atau kelembagaan nasional yang otonom, dan bukan lagi di bawah kementerian agama. Sementara tugas utama lembaga ini menghimpun uang calon jamaah haji berikut penanganan berangkat haji yang sebaik-baiknya.

"Harus langsung berada di bawah koordinasi presiden," tegasnya.

Lembaga itu pun akan berupa sistem pengelolaan uang masyarakat atau calon haji dalam mekanisme dengan perbankan yang bercorak syariah, serta dapat menerima bentuk tabungan melalui manajemen yang juga diselenggarakan antara perbankan dengan kelembagaan tabung haji.

John menambahkan, dengan membentuk lembaga tabung haji, calon jamaah haji tidak perlu harus menyetor sejumlah besar uang yang memberatkan seperti selama ini, akan tetapi dapat disetor sebagai tabungan sesuai kemampuan.

"Nanti, ketika uangnya terkumpul atau telah memadai, maka dilakukan proses keberangkatan untuk setiap calon jamaah haji berdasarkan prioritas dan syarat tertentu," ungkap John.

Lembaga tabung haji, katanya, juga dapat mengelola keuangan yang ada guna kepentingan investasi usaha sesuai ajaran Islam, dengan keuntungan dibagi kepada setiap pemilik uang di lembaga tabung haji tersebut.

"Kalau yang sekarang, kan tidak jelas sama sekali. Calon haji menyetor terhitung besar dan dengan waktu lama pula uangnya berada di perbankan, tetapi tidak ada kepastian dalam hal bunga dari uang miliknya sendiri, di samping masyarakat mengalami antrian waktu panjang sampai bisa berhaji," ujarnya.

Lebih lagi, uang jamaah haji yang selanjutnya berada di rekening Menteri Agama tentu saja berpotensi disalahgunakan, karena itu dengan lembaga tabung haji ketidakpatutan ini dapat diperbaiki secara bertanggungjawab, baik hukum, etika, ataupun manajemen keuangannya. [ysa]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Menguji Klaim MBG Kunci Pertumbuhan Ekonomi Triwulan 1

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:12

JK Disarankan Maafkan Ade Armando

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:07

41,7 Persen Jemaah Haji Aceh Lansia

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:43

Bank Pelat Merah Cabang Joglo Dipolisikan

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:26

Empat Hakim Ad Hoc PHI PN Medan Disanksi Kode Etik

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:03

Presensi Ilegal 3.000 ASN Brebes Alarm Serius bagi Integritas Birokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:42

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

Digitalisasi Parkir Genjot Pendapatan Daerah

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:02

Ini Cerita Penumpang Selamat dari Bus ALS Terbakar di Sumsel

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:31

Impor Blueray 90 Persen Tetap Jalur Merah

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:28

Selengkapnya