Berita

rm

DEBAT CAPRES-CAWAPRES

Salah Posisi, Seharusnya JK Capres dan Jokowi Cawapres

RABU, 11 JUNI 2014 | 06:15 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Debat perdana capres-cawapres yang digelar pada Senin malam lalu (9/6) terus mengundang analisis dari pakar komunikasi, pengamat politik hingga akademisi dan aktivis.

Hal ini tentu saja wajar, bahkan menjadi hal yang niscaya, sebab debat itu menjadi cermin pemimpin Indonesia di masa yang akan datang, dan ini sangat penting bagi semua warga negara.

Dalam debat tersebut, menurut Nandang Solihin, yang merupakan mantan pengurus Ikatan Alumni ITB 2007-2012, terlihat jelas Prabowo-Hatta, di segmen pertama, berbicara secara makro. Membahas persoalan secara makro ini memang harus disampaikan seorang pimpinan negara.


"Jokowi berbicara terlalu mikro dan terlalu teknis. Karakterisasi seorang pejabat teknis. Untung JK menolong. Rasanya di segmen ini PS-HR menang," kata Nandang dalam keterangan beberapa saat lalu (Rabu, 11/6).

Di segmen kedua, lanjut Nandang, jawaban Jokowi terlihat normatif dan kurang menjawab pertanyaan dengan pas. Jokowi bermain aman dan menyerahkan kepada JK, dan untungnya jawaban JK bagus.

"Hanya salah posisi, mestinya capresnya JK dan wakilnya Jokowi," ungkap Nandang.

Di segmen kedua ini juga, masih kata Nandang, Prabowo menyampaikan dengan runtut, serta mengakui kekurangan dan kesalahan di negara ini. Dan inilah tugas presiden baru untuk menyelesaikannya.

"Hatta walau singkat jawabanya cukup pas. Di segmen ini mungkin seri. Karena soal waktu bukan ukuran penilaian," demikian Nandang. [ysa]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Menguji Klaim MBG Kunci Pertumbuhan Ekonomi Triwulan 1

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:12

JK Disarankan Maafkan Ade Armando

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:07

41,7 Persen Jemaah Haji Aceh Lansia

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:43

Bank Pelat Merah Cabang Joglo Dipolisikan

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:26

Empat Hakim Ad Hoc PHI PN Medan Disanksi Kode Etik

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:03

Presensi Ilegal 3.000 ASN Brebes Alarm Serius bagi Integritas Birokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:42

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

Digitalisasi Parkir Genjot Pendapatan Daerah

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:02

Ini Cerita Penumpang Selamat dari Bus ALS Terbakar di Sumsel

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:31

Impor Blueray 90 Persen Tetap Jalur Merah

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:28

Selengkapnya