. Duet Prabowo-Hatta semakin mendapatkan antusiasme dukungan besar dari berbagai unsur kerakyatan dan komponen bangsa. Karena itu, Lembaga Kajian Publik Sabang-Merauke Circle (SMC) memprediksi keterpilihan Prabowo-Hatta dapat mencapai suara 60 persen guna memenangkan Pilpres 2014 ini.
"Prediksi ini tentu didasarkan oleh kerja-kerja nyata dari para relawan maupun partai di Koalisi Merah Putih sebagai pengusung Prabowo-Hatta, yang akhir-akhir ini semakin menunjukkan keseriusan dan memperoleh respon positif masyarakat luas," jelas Ketua Dewan Direktur SMC Syahganda Nainggolan, beberapa saat lalu (Sabtu, 7 (7/6).
Ia mengatakan, respon dan apresiasi terhadap Prabowo-Hatta juga memperlihatkan besarnya tingkat persetujuan publik terkait persoalan bangsa dan negara yang pantas dipimpin oleh pasangan tersebut, mengingat keduanya dipandang memiliki kualifikasi kepemimpinan sekaligus kemampuan dalam menyelesaikan permasalahan kebangsaan.
"Ada keyakinan bahwa Prabowo tegas, berorientasi kerakyatan, juga tercerahkan, sehingga dapat memimpin negara dan bangsa dengan baik untuk meningkatkan harkat kehidupan bangsa," jelas Syahganda.
Sementara itu, Hatta Rajasa merupakan cawapres dengan pengalaman di pemerintahan yang tidak diragukan, dan akan melengkapi kekuatan duet kepemimpinan nasional dengan Prabowo.
Bahkan disebutkan, elemen kemasyarakatan berikut para pemukanya pun, sejauh ini terus berangsur mempercayai ihwal program-program kepemimpinan Prabowo-Hatta, dalam membangun kemandirian bangsa dan upaya mewujudkan kemartabatan hidup rakyat di bidang sosial ekonomi. Hal itu ikut mendorong bentuk dukungan yang kian meluas ke arah potensi kemenangan Prabowo-Hatta melalui ajang Pilpres 2014 mendatang.
"Jadi, melihat aspirasi dukungan dan kepercayaan di tengah masyarakat yang memang signifikan dan tak dipungkiri mengalir dari waktu ke waktu, maka diyakini mandat keberhasilan Prabowo-Hatta pada Pilpres 2014 nanti adalah 60 persen," ujar Syahganda.
Boleh jadi pula, tambahnya, perolehan suara Prabowo-Hatta dapat melebihi 60 persen bilamana terjadi akselerasi yang maksimal antara tugas-tugas tim pemenangan dengan basis kekuatan strategis kemasyarakatan, termasuk melibatkan jaringan para simpatisan di akar rumput.
Ia mengaku, berdasarkan survei oleh sejumlah lembaga masih menggambarkan selisih cukup tipis yang dapat saling susul di antara pasangan Jokowi-Jusuf Kalla dan Prabowo-Hatta, tetapi diyakini peluang untuk Prabowo-Hatta pada akhirnya akan menjadi penentu kemenangan Pilpres 2014.
[ysa]