Berita

maruarar sirait

Ketua Umum Taruna Merah Putih Ajak Relawan Berkampanye dengan Santun

SABTU, 07 JUNI 2014 | 08:21 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Bukan sekali dua kali Jokowi didatangi para demonstran. Sejak menjabat walikota Solo hingga menjadi Gubernur DKI Jakarta, beberapa elemen masyarakat dan mahasiswa mendemonya.

Namun hal yang menarik, Jokowi sama sekali tidak pernah menghalangi aksi demonstrasi. Jokowi malah menerima demonstran dengan senang hati, yang bahkan diterimanya untuk berdialog langsung. Bagi Jokowi, demonstrasi juga adalah cara yang sah untuk menyampaikan aspirasi, dan baginya adalah jalan alternatif untuk menerima masukan.

"Jokowi adalah sosok yang sangat demokratis, anti feodalisme sebagaimana juga Bung Karno," kata Ketua Umum DPP Taruna Merah Putih, Maruarar Sirait, dalam deklarasi dukungan kepada Jokowi-JK oleh lima organisasi pemuida yang dihadiri ribuan pemuda lintas organisasi, di Taman Menteng, Jakarta Pusat, Jumat sore (6/6).


Pemuda lintas partai ini terdiri dari Taruna Merah Putih, Garda Pemuda Nasdem, Sapma Hanura, Gema Saba, dan GM PKPI.

Dalam kesempatan ini, Maruarar juga mengingatkan bahwa Jokowi, dengan gagasan Revolusi Mentalnya, mengajarkan semua pihak untuk berkampanye dengan santun dan bersih. Sebab pada dasarnya, Pilpres adalah kompetisi sesama anak bangsa yang harus mengutamakan kesatuan dan persatuan NKRI.

"Menjaga NKRI itu lebih penting dari kemenangan itu sendiri," tegas Ara, panggilan akrab Maruarar Sirait, yang juga Ketua DPP PDI Perjuangan.

Ara pun mengingatkan, semua kader pemuda dari partai pendukung Jokowi untuk menghindari kampanye negatif, yang cenderung berisi fitnah.

"Kalau ada kader PDIP yang melakukan kampanye hitam, saya sendiri yang akan bawa dia ke kantor polisi. Kampanye hitam itu tidak boleh. Dan itu tidak mencontoh sikap Mas Jokowi," demikian Ara. [ysa]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Menguji Klaim MBG Kunci Pertumbuhan Ekonomi Triwulan 1

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:12

JK Disarankan Maafkan Ade Armando

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:07

41,7 Persen Jemaah Haji Aceh Lansia

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:43

Bank Pelat Merah Cabang Joglo Dipolisikan

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:26

Empat Hakim Ad Hoc PHI PN Medan Disanksi Kode Etik

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:03

Presensi Ilegal 3.000 ASN Brebes Alarm Serius bagi Integritas Birokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:42

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

Digitalisasi Parkir Genjot Pendapatan Daerah

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:02

Ini Cerita Penumpang Selamat dari Bus ALS Terbakar di Sumsel

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:31

Impor Blueray 90 Persen Tetap Jalur Merah

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:28

Selengkapnya