Berita

Daniel Sturridge

Hadapi Replika Uruguay

Ekuador vs Inggris
RABU, 04 JUNI 2014 | 09:05 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Menang penuh atas Ekuador bakal menjadi indikator penting bagi Inggris. Pasalnya, tipikal permainan El Tri, julukan Ekuador mendekati Uruguay, lawan yang akan dihadapi Inggris di 32 besar Grup D Piala Dunia nanti.

Baik Uruguay maupun Ekuador sama-sama jebolan zona Amerika Latin. Hampir pasti tipe keduanya serupa mengandalkan permainan individu, sedikit keras dan kecepatan.

Performa apik Daniel Sturridge membuat nama besar Wazza mulai kurang dijagokan. Striker produktif Liverpool itu dinilai eks punggawa Inggris Gary Lineker lebih pantas diandalkan pada posisi ujung tombak ketimbang Wazza.


Jika menilik laga terkini, dengan formasi yang menempatkan bomber kulit hitam itu di lini depan dari skema 4-2-3-1 saat melawan Peru, Wazza menempati posisi di belakang Sturridge terbukti jitu. Kontribusi pemain 24 tahun itu cukup signifikan.

Ia menjadi sosok pembuka gol di menit 32 dari total tiga gol tanpa balas yang dilesakkan ke gawang Peru di laga uji coba (31/5) lalu.

Sebelumnya, Sturridge juga menjadi penentu kemenangan atas Denmark lewat gol telat semata wayangnya menit 82.

“Dia (Rooney) memang sangat baik dalam menciptakan ruang, menggoreng bola, melepaskan tembakan keras dan mempengaruhi orang lain masuk ke dalam permainannya. Tetapi dalam hal ancaman di belakang pertahanan lawan, Sturridge lebih mampu,” ungkap Lineker.

Untuk mengisi posisi selain striker, Wazza julukan Rooney nyaris dipastikan kalah saing dengan nama-nama lain seperti Raheem Sterling, Adam Lallana, dan Danny Welbeck. Akankah kandidat pemecah rekor gol timnas Inggris ini terancam di bangku cadangkan?

Legenda Inggris, Sir Bobby Charlton beda suara. Menurutnya, selain masih sangat layak menyandang tugas striker, pemegang rekor gol timnas Skuad Tiga Singa sepanjang masa itu menilai nama besar Wazza dapat mendongkrak atsmosfer kepercayaan diri klub.

Hanya Rooney striker aktif Inggris yang mampu menyaingi jumlah gol Charlton. Sepanjang karirnya memperkuat Inggris, pemain era 1950-an hingga 1970-an itu mampu membukukan 49 gol, sementara Rooney sudah menembus 38 gol, walau masih terpaut 11 gol hingga kini.

Ekuador kemungkinan besar tidak diperkuat pemain andalan di lini tengah. Hasil scanning MRI, Segundo Castillo terindentifikasi trauma berat di lutut kaki kanan akibat bentrok dengan pemain Meksiko Luis Montes, yang masih kritis di Rumah Sakit Health Memoriam Arlington, Texas.

“Tuhan memberkati Anda Luis Montes dan (Saya berharap Anda) dapat segera pulih, sehingga Anda bisa kembali bermain segera,” kicau Castillo di akun twitternya. ***

Populer

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

UPDATE

PJJ dan WFH Didorong Jadi Standar Baru di Jakarta

Sabtu, 24 Januari 2026 | 06:02

Prajurit di Perbatasan Wajib Junjung Profesionalisme dan Disiplin

Sabtu, 24 Januari 2026 | 06:00

Airlangga Bidik Investasi Nvidia hingga Amazon

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:42

Indonesia Jadi Magnet Event Internasional

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:26

Macron Cemas, Prabowo Tawarkan Jalan Tengah

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:23

Rismon Sianipar Putus Asa Hadapi Kasus Ijazah Jokowi

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:11

Polda Metro Terima Lima LP terkait Materi Mens Rea Pandji

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:09

Prabowo Jawab Telak Opini Sesat Lewat Pencabutan Izin 28 Perusahaan

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:26

Polisi Bongkar 'Pabrik' Tembakau Sintetis di Kebon Jeruk

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:16

Pesan Prabowo di WEF Davos: Ekonomi Pro Rakyat Harus Dorong Produktivitas

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:04

Selengkapnya