Berita

hamka haq/net

Baitul Muslimin: Masjid Tak Boleh Jadi Tempat untuk Menebar Fitnah

SENIN, 02 JUNI 2014 | 16:25 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Masjid merupakan tempat pencerahan dan ibadah. Karena itu, masjid tak boleh dikotori oleh pihak tak bertanggungjawab yang rawan memecah belaah umat atau digunakan untuk menebar fitnah yang cenderung sebagai politik hitam.

"Masjid harus tetap berfungsi sebagai pusat pencerahan untuk semua umat. Itulah maksud kami agar masjid tetap sebagai rumah ibadah yang suci dan tidak dimanfaatkan oleh sekelompok orang untuk memecah belah umat,” ungkap Ketua Umum Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi), Prof. Hamka Haq, dalam keterangan kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Senin, 2/6).

Dalam hal ini, Hamka, yang juga Ketua DPP PDIP Bidang Kerohanian dan Kebudayaan, juga meluruskan pemberitaan yang menyebutkan seolah PDIP akan mengawasi atau menginteli kegiatan atau ceramah di masjid. Tentu saja, isu yang merebak ini adalah fitnah yang menyudutkan citra PDI Perjuangan sebagai partai yang menjunjung tinggi semangat kehidupan berdemokrasi di Indonesia.


Hamka Haq pun menilai, informasi tersebut adalah agenda setting dari pihak lain yang ingin memperkeruh suasana. Padahal sejarah membuktikan bahwa PDIP yang sering menjadi korban operasi khusus intelijen. Dan secara logika sangat mustahil PDIP melakukan tindakan memata-matai masjid karena sama sekali tidak memiliki aparat intel.

"Yang kami miliki adalah rakyat Marhaen. Kami juga memiliki Baitul Muslimin yang memiliki peran penting dan strategis untuk membangun kader-kader manusia Indonesia  yang berkarakter dan berakhlak mulia," demikian Hamka.

Hamka menegaskan, bahwa baik PDIP maupun pasangan Jokowi-JK, menempatkan masjid sebagai tempat yang suci, terhormat, dan sumber energi kebajikan untuk kemaslahatan umat. Karena itu pihaknya tak terpikir untuk menjadikan masjid sebagai tempat kampanye.

"Meskipun Pak JK sebagai Ketua Dewan Masjid Indonesia, namun sikap kenegarawanan Pak JK justru melarang masjid dijadikan ajang penggalangan dukungan, meski untuk Pak JK sekalipun," ujar Hamka, sambil mengatakan misi PDIP dan Bamusi sebagai sayap partai adalah memelihara agar semua masjid terhindar dari perilaku orang-orang  yang memanfaatkan masjid untuk tujuan memfitnah dan memecah belah umat. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Bakom RI Gandeng Homeless Media Perluas Komunikasi Pemerintah

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:17

Bakom Rangkul Homeless Media, Komisi I DPR: Layak Diapresiasi tetapi Tetap Harus Diawasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:12

Israel Kucurkan Rp126 Triliun demi Pulihkan Citra Global yang Kian Terpuruk

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:11

Teguh Santosa: Nuklir Jangan Dijadikan Alat Tawar Politik Global

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:55

AS-Iran di Ambang Kesepakatan Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:34

LHKPN Prabowo dan Anggota Kabinet Merah Putih Masih Tahap Verifikasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:22

Apa Itu Homeless Media Dan Mengapa Populer Di Era Digital Saat Ini

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

Tangguh di Level 7.117, IHSG Menguat 0,36 Persen di Sesi I

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

China dan Iran Gelar Pertemuan Penting Bahas Situasi Timur Tengah

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:46

Industri Film Bisa jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:15

Selengkapnya