Berita

ilustrasi/net

Sikap PBB Belum Bisa Rem Kekerasan di Afrika Tengah

SABTU, 31 MEI 2014 | 09:53 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Berdasarkan laporan UNHRC, sudah ada 23.000 orang di Republik Afrika Tengah yang kehilangan tempat tinggal. Jumlah pengungsi ini hampir dua kali lipat dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

Dengan fakta ini, Afrika Tengah bukan saja menjadi "negara yang terlupakan" namun juga dengan "konflik yang terlupakan." Sejak puncak konflik Desember 2013 hingga kini, nyaris tidak ada perubahan positif melainkan semakin memburuk.

Karena itu, sebagai lembaga kemanusiaan global, Aksi Cepat Tanggap (ACT) merespons konflik ini dengan mengirimkan tim kemanusiaan pada Jumat malam lalu. Tim ini diketuai Yusnirsyah Sirin, dan akan mendistribusikan bantuan kemanusiaan untuk pengungsi di Chad, Camerun dan Afrika Tengah.


Menurut Presiden ACT Ahyudin, dalam keterangan beberapa saat lalu (sabtu, 31/5), eskalasi krisis kemanusiaan global telah menjadi bahan perbincangan dan pernyataan sikap badan dunia termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa. Namun, hal itu masih belum cukup.
 
"Sikap dalam bentuk statemen belum sukses mengerem laju penderitaan muslim di berbagai negara. Perlu sikap lebih tegas dari elemen kemanusiaan dunia," demikian Ahyudin. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Bakom RI Gandeng Homeless Media Perluas Komunikasi Pemerintah

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:17

Bakom Rangkul Homeless Media, Komisi I DPR: Layak Diapresiasi tetapi Tetap Harus Diawasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:12

Israel Kucurkan Rp126 Triliun demi Pulihkan Citra Global yang Kian Terpuruk

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:11

Teguh Santosa: Nuklir Jangan Dijadikan Alat Tawar Politik Global

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:55

AS-Iran di Ambang Kesepakatan Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:34

LHKPN Prabowo dan Anggota Kabinet Merah Putih Masih Tahap Verifikasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:22

Apa Itu Homeless Media Dan Mengapa Populer Di Era Digital Saat Ini

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

Tangguh di Level 7.117, IHSG Menguat 0,36 Persen di Sesi I

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

China dan Iran Gelar Pertemuan Penting Bahas Situasi Timur Tengah

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:46

Industri Film Bisa jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:15

Selengkapnya