hasyim muzadi/net
hasyim muzadi/net
"Kan sebelumnya umat (NU) kaget karena dibilang begini-begini (soal keislaman Jokowi). Tapi setelah ada klarifikasi dari Jusuf Kalla (JK), umat jadi lumayan mengerti," kata mantan Ketua Umum PBNU, KH Hasyim Muzadi, acara Rakernas Muslimat NU di Asrama Haji, Pondok Gede, Jakarta (Kamis, 29/5).
Hasyim pun menilai upaya JK meng-apload video Jokowi yang sedang menjadi Imam sholat maghrib bukan bagian dari politisasi agama. Upaya ini bagian dari klarifikasi soal Jokowi yang selama ini diragukan keislamannya.
"Kan (Jokowi) dicurigai gak sholat. Jadi itu bagian dari klarifikasi saja," ungkap Hasyim, sembil meminta kepada pihak-pihak yang selama ini melontarkan isu yang tidak benar soal keislaman Jokowi agar berhenti melakukan kampanye hitam.
Hasyim pun menilai JK sebagai kader NU tulen dan sudah tidak diragukan lagi integritasnya dalam memimpin pemerintahan. Bahkan cara JK menjalankan pemerintahan dan cara JK bernegara sudah mencerminkan sangat NU.
"Dia tukang menghilangkan konflik," puji Hasyim Muzadi, yang memastikan akan mendukung Jokowi-JK, sambil mengatakan perbedaan pilihan di antara warga NU tidak menjadikan organisasi ini terbelah.
"NU secara institusi tidak bisa digunakan untuk mendukung salah satu calon. Yang ada hanya komunitasnya saja," demikian Hasyim. [ysa]
Populer
Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31
Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50
Senin, 27 April 2026 | 03:59
Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16
Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51
Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06
Senin, 27 April 2026 | 14:16
UPDATE
Kamis, 07 Mei 2026 | 14:17
Kamis, 07 Mei 2026 | 14:12
Kamis, 07 Mei 2026 | 14:11
Kamis, 07 Mei 2026 | 13:55
Kamis, 07 Mei 2026 | 13:34
Kamis, 07 Mei 2026 | 13:22
Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13
Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13
Kamis, 07 Mei 2026 | 12:46
Kamis, 07 Mei 2026 | 12:15