Berita

net

Dunia

Menlu AS: Kalau Snowden Patriot, Dia Tidak Akan Lari

KAMIS, 29 MEI 2014 | 08:28 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, John Kerry, meminta buronan negaranya yang dituduh sebagai pembocor rahasia intelijen, Edward Snowden, untuk "pulang kampung".

Kerry mengatakan, jika Snowden (30) percaya pada Amerika Serikat, maka ia harus mempercayai sistem peradilannya.

Kerry mengatakan itu setelah Snowden berbicara dalam sebuah wawancara dengan NBC, dengan mengatakan alasan ia mencari suaka di Rusia adalah karena AS mencabut paspornya. Snowden juga menggambarkan dirinya sebagai mata-mata yang terlatih, bukan seorang analis tingkat rendah.


"Seorang patriot tidak akan lari," kata Kerry, kemarin, dikutip dari BBC.

Kerry bahkan mengatakan, jika Snowden ingin kembali ke negaranya, maka pemerintah AS akan memberikan penerbangan untuknya hari itu juga.

Snowden yang pernah bekerja National Security Agency disebut oleh Kerry sebagai orang "bingung"  yang yang telah melakukan kerusakan besar ke negaranya.

Komentar Kerry itu dilakukan beberapa jam sebelum wawancara Snowden dengan NBC dirilis. Bagian dari wawancara yang dirilis awal menunjukkan Snowden mengklaim dirinya dilatih sebagai mata-mata yang bekerja menyamar di luar negeri untuk CIA dan NSA .

Tapi dia tidak merekrut agen .

"Apa yang saya lakukan adalah menempatkan sistem bekerja untuk AS. Sekarang, pemerintah AS mungkin menolak hal-hal ini dan dengan cara tertentu berkata 'kau tahu, dia seorang analis tingkat rendah," ujar Snowden. [ald]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Penjualan LCGC di Dealer Naik, Kiriman dari Pabrik Justru Turun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 14:09

Putin-Prabowo Dijadwalkan Bertemu di Rusia pada 3 September

Minggu, 30 Agustus 2026 | 14:07

AHWA Pemilih Ketum PBNU Harus Bebas Konflik

Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:40

Gegara Polis Dibatalkan, MSIG Life Hadapi Gugatan Rp20 Miliar

Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:31

Kapolri Dorong Eks Anggota JI Jadi Mitra Polri Jaga Keutuhan NKRI

Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:04

Gus Hans Minta AHWA Pilih Ketum PBNU Tanpa Intervensi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:45

Indonesia Desak OKI Ambil Langkah Nyata Hadapi Kejahatan Israel

Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jadi Cara Kemensos Jemput Bola Putus Mata Rantai Kemiskinan

Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:17

Pasar Mobil Nasional Capai Setengah Juta Unit Pada Semester I 2026

Minggu, 30 Agustus 2026 | 11:46

Korut Rombak Jajaran Militer, Kim Song Gi Ditunjuk Jadi Menhan Baru

Minggu, 30 Agustus 2026 | 11:20

Selengkapnya