Berita

net

Politik

Stop Isu Kampanye yang Tidak Bermutu!

KAMIS, 29 MEI 2014 | 07:47 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Pendidikan politik yang sejati tidak terlihat akhir-akhir ini jelang Pilpres. Akibatnya, rakyat Indonesia tak merasakan kualitas dari masing-masing calon presiden berikut gagasannya.

"Rakyat Indonesia disuguhkan hal-hal tidak bermutu dari isu kampanye masing-masing pihak calon," terang Ketua Umum Jaringan Kemandirian Nasional (JAMAN), A. Iwan Dwi Laksono, kepada Rakyat Merdeka Online, Kamis (29/5).

Banyak aspek pada bangsa Indonesia yang harus diperbaiki dan diputuskan oleh calon presiden jika terpilih nanti, dan seharusnya tiap kubu kandidat calon presiden mengeluarkan arah pikir dan energi untuk hal tersebut.


Sekjen JAMAN, Heriandi Lim, menambahkan, pihaknya tak melihat manfaat dari isu kampanye yang beredar akhir-akhir ini, seperti isu keyakinan keagamaan dari dua capres. Hal itu juga tidak menunjukkan spirit persatuan kebhinekaan Indonesia.

"Kami meminta semua pihak peserta pemilu untuk menghentikan isu-isu yang tidak memberikan pendidikan politik bagi rakyat. Kami mengajak semua pihak kandidat calon presiden untuk mengeluarkan gagasan, wawasan maupun solusi perbaikan dan kepemimpinan bangsa," ujar Heriandi.

Ditegaskan mereka, semua upaya maupun energi yang dikeluarkan oleh masing-masing pihak sebagai peserta Pilpres 2014 harus ditujukan untuk persatuan dan asas bhineka tunggal ika bangsa Indonesia. [ald]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Moreno Soeprapto, Potret Etika Buruk Wakil Rakyat

Senin, 21 September 2026 | 06:25

Suara Rakyat Jangan Dimubazirkan

Senin, 21 September 2026 | 06:05

Ketika Pakar Saking Pintarnya Jadi “Goblok”

Senin, 21 September 2026 | 05:44

Masa Depan Pelabuhan Indonesia antara Peluang dan Tantangan

Senin, 21 September 2026 | 05:13

Serangan Babi Hutan Persoalan Serius bagi Petani

Senin, 21 September 2026 | 05:00

Merapi Empat Kali Luncurkan Lava Pijar dalam 6 Jam

Senin, 21 September 2026 | 04:39

Pramono Lagi Menempatkan Jakarta dalam Peta Persaingan Kota Global

Senin, 21 September 2026 | 04:23

Membaca Berhadiah Koin

Senin, 21 September 2026 | 04:02

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh 8 Februari 2027

Senin, 21 September 2026 | 03:06

Selengkapnya