Berita

rmol

Pencapresan Jokowi-JK Sesuai Kaidah Islam

KAMIS, 29 MEI 2014 | 00:03 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Dalam sebuah hadits Rasulullah SAW yang diriwayatkan dari Abdurrahman bin Samurah, seseorang dilarang untuk mencalonkan diri menjadi pemimpin atau meminta-meminta kekuasaan.

Dalam hadits lain yang diriwayatkan dari Abu Musa Al-Asyari, Rasulullah SAW menegaskan tidak akan mengangkat seorangpun untuk memegang jabatan apabila orang tersebut berambisi menduduki jabatan itu.

Demikian disampaikan Ali Akbar, alumni pesantren modern Gontor. Karena itulah Ali Akbar menilai unik dan menarik pasangan Jokowi-JK sebab keduanya tidak pernah mengajukan diri untuk menjadi capres atau cawapres. Keduanya justru diberi amanah atau mandat oleh partai yang merupakan representasi rakyat.


Ali Akbar pun berkesimpulan, pencalonan Jokowi-JK sangat sesuai dengan ajaran Islam. Karena itu Akbar juga heran bila ada sekelompok orang yang menyebut Jokowi-JK sebagai "capres boneka" karena diberi amanah oleh para ketua umum partai.

"Denga istilah capres boneka, bukankah itu sama halnya melecehkan dan mendegradasi kaidah Islam?" kata Ali Akbar beberapa waktu lalu (Rabu, 28/5).

Akbar juga heran bila ada pihak yang terlihat sangat berambisi menjadi pemimpin dinilai Islami.

"Mari kita introspeksi. Muslim tak boleh disesatkan dan tak pernah menyesatkan. Islam itu rahmatan lil-'alamin, sehingga selalu jernih dan menjunjung tinggi akhlak mulia," demikian Ali Akbar. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Bakom RI Gandeng Homeless Media Perluas Komunikasi Pemerintah

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:17

Bakom Rangkul Homeless Media, Komisi I DPR: Layak Diapresiasi tetapi Tetap Harus Diawasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:12

Israel Kucurkan Rp126 Triliun demi Pulihkan Citra Global yang Kian Terpuruk

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:11

Teguh Santosa: Nuklir Jangan Dijadikan Alat Tawar Politik Global

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:55

AS-Iran di Ambang Kesepakatan Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:34

LHKPN Prabowo dan Anggota Kabinet Merah Putih Masih Tahap Verifikasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:22

Apa Itu Homeless Media Dan Mengapa Populer Di Era Digital Saat Ini

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

Tangguh di Level 7.117, IHSG Menguat 0,36 Persen di Sesi I

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

China dan Iran Gelar Pertemuan Penting Bahas Situasi Timur Tengah

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:46

Industri Film Bisa jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:15

Selengkapnya