Berita

prabowo-hatta/net

Politik

Generasi Muda Masjid Indonesia Bulat Dukung Prabowo-Hatta

Dinilai Duet Nasionalis-Religius
RABU, 28 MEI 2014 | 23:31 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Dukungan kepada capres dan cawapres Prabowo-Hatta terus mengalir. Kali datang dari Generasi Muda Masjid Indonesia (GMMI).

 Dewan Pimpinan Pusat GMMI mulai berkonsolidasi secara serius guna terlibat dalam pemenangan pasangan Prabowo-Hatta di Pilpres 9 Juli 2014 mendatang. Upaya tersebut sengaja dilakukan oleh karena pasangan tersebut dipandang ideal serta mendapat dukungan dari kelompok partai berbasis keumatan Islam.

"Di luar itu, dukungan kami berdasarkan alasan bahwa Prabowo-Hatta adalah perpaduan harapan yang berujud muatan nasionalisme-religius, sehingga dapat membangun agenda-agenda kebangsaan yang bisa diterima secara luas," kata Ketua Umum DPP GMMI, Tabrani Syabirin di Jakarta, Rabu (28/5).


Lebih lagi, katanya, semangat ataupun program pasangan Prabowo-Hatta disiapkan ke arah menciptakan kemartabatan bangsa dan negara, termasuk bagi tercapainya aspek kemandirian dan kemajuan hidup rakyat kecil.

"Program kerja Prabowo-Hatta itu memiliki keselarasan dengan tujuan membangun pemberdayaan basis sosial ekonomi umat Islam pada umumnya, yang kini dirasakan masih tertinggal jauh dari harkat kesejahteraannya," ujar alumni Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir itu.

Dengan demikian, menurut Tabrani, pilihan GMMI untuk mendukung Prabowo-Hatta memiliki momentum tepat sekaligus bersifat aspiratif, mengingat terdapat kepentingan sama guna terbangunnya cita-cita luhur, baik dalam konteks berbangsa maupun yang meliputi keberadaan umat Islam.

"Jadi, sikap DPP GMMI sudah bulat, yakni untuk berjuang bersama komponen masyarakat lain dalam turut memenangkan keterpilihan Prabowo-Hatta di Pilpres 2014 ini," ujarnya, optimistis.

Tak sekadar itu, Tabrani pun akan berkomunikasi dengan jaringan ormas tingkat pusat dan kelompok yang menangani permasalahan keumatan, sehingga akan lebih besar massa umat Islam ikut mendukung Prabowo-Hatta. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Bakom RI Gandeng Homeless Media Perluas Komunikasi Pemerintah

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:17

Bakom Rangkul Homeless Media, Komisi I DPR: Layak Diapresiasi tetapi Tetap Harus Diawasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:12

Israel Kucurkan Rp126 Triliun demi Pulihkan Citra Global yang Kian Terpuruk

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:11

Teguh Santosa: Nuklir Jangan Dijadikan Alat Tawar Politik Global

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:55

AS-Iran di Ambang Kesepakatan Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:34

LHKPN Prabowo dan Anggota Kabinet Merah Putih Masih Tahap Verifikasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:22

Apa Itu Homeless Media Dan Mengapa Populer Di Era Digital Saat Ini

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

Tangguh di Level 7.117, IHSG Menguat 0,36 Persen di Sesi I

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

China dan Iran Gelar Pertemuan Penting Bahas Situasi Timur Tengah

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:46

Industri Film Bisa jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:15

Selengkapnya