Berita

google

Otomotif

Wow! Google Rancang Mobil yang Dapat Berkendara Sendiri

RABU, 28 MEI 2014 | 10:57 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Perusahaan teknologi dan internet raksasa asal Amerika Serikat, Google tengah merancang mobil yang dapat berkendara sendiri (self driving).

Rancangan mobil itu pertama kali diungkapkan oleh Co-founder Google, Sergey Brin dalam sebuah konferensi di California beberapa waktu lalu.

Seperti gambar yang dirilis Google, mobil yang berkapasitas dua orang itu memiliki bentuk yang sederhana dan cenderung menyerupai city car. Mobil tersebut digerakkan oleh tenaga listrik dan hanya mampu berjalan dengan kecepatan maksimal 40 km/jam.


Mobil tersebut tidak dilengkapi oleh kemudi ataupun pedal, melainkan hanya tombol jalan (go) dan berhenti (stop).

Inovasi terbaru Google tersebut dirancang untuk dapat berjalan sendiri dengan menggunakan kombinasi teknologi sensor laser, radar, serta data kamera pengemudi.

Untuk dapat mengarahkan kemudi, mobil tersebut bergantung pada peta jalan yang dimiliki oleh Google.

Direktur proyek mobil self driving itu, Chris Urmson menyebut bahwa rancangan mobil tersebut merupakan bentuk pembaharuan teknologi.

"Kami sangat bersemangat dengan kendaraan ini. Ini adalah sesuatu yang akan memungkinkan kita untuk benar-benar mendorong kemampuan teknologi self driving dan memahami batasan," kata Urmson seperti dilansir BBC (Rabu, 28/5).

Ia menambahkan bahwa mobil tersebut bermanfaat kemampuan untuk memperbaharui kehidupan manusia dengan mentransformasikan mobilitas.

Pada tahapan awal, Google berencana memproduksi sekitar 200 unit mobil self driving tersebut di Detroit.

"Kami berharap dapat melihat kendaraan ini berjalan di jalan raya dalam tahun ini," terang Urmson.

Namun sejumlah peneliti yang terlibat dalam pembangunan mobil self driving tersebut juga dihadapi dengan potensi kerugian yang akan muncul akibat mobil tersebut. Pasalnya, penggunaan mobil tersebut diprediksi mampu membuat lalu lintas semakin padat. [mel]

Populer

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

UPDATE

Prabowo Ingin Tunjukkan RI Bukan Objek Perebutan Pengaruh Global

Senin, 01 Juni 2026 | 04:03

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

Delapan Gudang Kendaraan Bodong di Deli Serdang Digerebek, 135 Motor Disita

Senin, 01 Juni 2026 | 03:29

Kampung Rambutan Dipadati Penumpang Arus Balik Iduladha

Senin, 01 Juni 2026 | 03:19

Herdinata Tega Bunuh Temannya Gegara Handphone Diambil

Senin, 01 Juni 2026 | 03:09

Nilai TKA Siswa SD-SMP Jeblok, Program MBG Dipertanyakan

Senin, 01 Juni 2026 | 02:30

Diplomasi Pertahanan Indonesia Lebih Antisipatif terhadap Ancaman Global

Senin, 01 Juni 2026 | 02:25

Agustus 1945: Ketika Jakarta Kota Tanpa Tuan

Senin, 01 Juni 2026 | 02:14

Cegah Penyimpangan Seks, Yayasan Humaniora Nikahkan Pasangan Pemulung

Senin, 01 Juni 2026 | 01:47

46 Persen Anggota DPR Fraksi Gerindra Tak Patuh Lapor LHKPN

Senin, 01 Juni 2026 | 01:29

Selengkapnya