Berita

Anggota PPI Berlin Mempertanyakan TVRI yang Mati Suri

RABU, 28 MEI 2014 | 09:07 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Fungsionaris Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Solon Sihombing yang juga Director Konfederasi Wartawan ASEAN atau CAJ, menyempatkan diri hadir dalam Diskusi Publik di Berlin, Jerman pada Senin lalu (26/5).

Diskusi itu bertema "Media, Politik dan ASEAN". Solon mengikuti diskusi itu di sela kunjungan Ke Eropa selama beberapa hari, setelah mengikuti Seminar Promosi Infrastruktur Indonesia di Madrid dan Barcelona 21-23 Mei atas Undangan KBRI Madrid.

Solon memang mendapat undangan dari Pensosbud KBRI Jerman dan Perhimpunan Pelajar Indonesia di Berlin. Sekitar 30 mahasiswa PPI Berlin dan sekitarnya, plus beberapa mahasiswa asing dari Jerman, Turki dan Thailand yang mengikuti kuliah S1 dan Doktoral, ikut dalam diskusi itu. Kabid Pensosbud KBRI J Ribero dan staffnya, Laura Malau, juga hadir di sana.


Diskusi interaktif dan cair itu dilakukan di aula kampus Technise University yang berdiri tahun 1800, berjarak 300 Km di Barat kota Berlin, bekas wilayah Jerman Timur.

Beberapa hal disampaikan Solon Sihombing tentang perkembangan terkini tentang Media, Politik dan ASEAN, terlebih situasi jelang pilpres dan Kesiapan Indonesia Menghadapi Komunitas Ekonomi ASEAN 2015.

Beberapa mahasiswa sempat menanyakan tentang kehidupan kebebasan pers sejak era Orde Baru sampai era reformasi. Dari mulai kasus tewasnya wartawan Udin dari media Bernas di masa Orba, penutupan Gereja GKI Yasmin Bogor dan korupsi yang marak di Tanah Air. Mereka juga mempertanyakan terlalu bebasnya Media Sosial (Medsos) di Indonesia.

Salah seorang mahasiswi peserta diskusi, Olivia, mahasiswa S1 di Technise University, misalnya, sangat perhatian terhadap perkembangan media massa di Indonesia. Ia mempertanyakan eksistensi stasiun televisi TVRI yang akhir-akhir ini seperti mati suri, padahal pada era dahulu dikenal sangat merakyat sampai ke desa-desa. Ia berharap TVRI segera dibangkitkan oleh pemerintahan yang akan datang.

Pencerahan disampaikan Solon dalam diskusi Kebebasan Pers di era Presiden SBY. Menurutnya, kebebasan pers lebih baik dan maju dibandingkan daripada era Orba. Dan hal ini juga diakui oleh anggota PPI Berlin yang salah satu tokohnya adalah Mira, wanita asal Bandung yang kini bersuamikan pria Jerman.

Anggota PPI juga merasakan peran dan pendekatan Dubes RI untuk Jerman yang baru, Fauzi Bowo, yang dinilai sangat akomodatif dan ikut mencairkan suasana harmonis antara PPI dan masyarakat Indonesia di Jerman.

Di akhir diskusi, para anggota PPI berdoa dan mengharapkan agar Pilpres mendatang berjalan sukses dan aman. Mereka mendoakan terpilihnya presiden yang dapat menjawab kepentingan rakyat semua lapisan. [ald]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Moreno Soeprapto, Potret Etika Buruk Wakil Rakyat

Senin, 21 September 2026 | 06:25

Suara Rakyat Jangan Dimubazirkan

Senin, 21 September 2026 | 06:05

Ketika Pakar Saking Pintarnya Jadi “Goblok”

Senin, 21 September 2026 | 05:44

Masa Depan Pelabuhan Indonesia antara Peluang dan Tantangan

Senin, 21 September 2026 | 05:13

Serangan Babi Hutan Persoalan Serius bagi Petani

Senin, 21 September 2026 | 05:00

Merapi Empat Kali Luncurkan Lava Pijar dalam 6 Jam

Senin, 21 September 2026 | 04:39

Pramono Lagi Menempatkan Jakarta dalam Peta Persaingan Kota Global

Senin, 21 September 2026 | 04:23

Membaca Berhadiah Koin

Senin, 21 September 2026 | 04:02

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh 8 Februari 2027

Senin, 21 September 2026 | 03:06

Selengkapnya