Berita

Suryadharma Ali/net

Politik

SBY Akan Berhentikan SDA?

SABTU, 24 MEI 2014 | 18:18 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan akan mengumumkan sikapnya terkait penetapan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas Menteri Agama Suryadharma Ali alias SDA.

Sewaktu masih di Hotel Shangri-La, Manila, Filipina, (Sabtu, 24/5), Presiden SBY menegaskan bahwa ia selalu menghormati penegak hukum, termasuk KPK.

"Tentu harapannya, hukum ditegakkan seadil-adilnya, transparan, logis di mata semua," kata SBY, dikutip dari situs resmi Setkab.


SBY janjikan, setibanya di Tanah Air, ia akan melakukan sesuatu yang paling tegas dan tepat agar di satu sisi konsentrasi dan upaya SDA untuk menghadapi sangkaan hukum bisa efektif. Di sisi lain, Kementerian Agama tidak terganggu.Pernyataan ini memberi sinyal SBY akan memberhentikan SDA.

"Seorang menteri adalah top decision maker, top policy maker di kementeriannya yang harus mendapatkan kepercayaan penuh dari rakyat, trust dari rakyat itu agar tidak terganggu. Itulah yang akan saya lakukan segera nanti setelah sampai di tanah air," terang SBY.

Sementara itu, seperti di beritakan beberapa media, Juru Bicara Kepresidenan RI, Julian Aldrin Pasha, menegaskan bakal ada pertimbangan khusus dari presiden terkait SDA. Hal itu dikatakan Julian sesaat setelah tiba di Bandara Halim Perdanakusumah, Jakarta Timur, Sabtu siang.

Sebelum SDA, menteri lain di kabinet SBY-Boediono ada yang menjadi tersangka korupsi di KPK, yaitu Menteri Pemuda dan Olahraga, Andi Alifian Mallarangeng.

Pada Desember 2012, Andi memilih mundur dari jabatannya untuk fokus menghadapi dugaan korupsi proyek Hambalang. [ald]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Penjualan LCGC di Dealer Naik, Kiriman dari Pabrik Justru Turun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 14:09

Putin-Prabowo Dijadwalkan Bertemu di Rusia pada 3 September

Minggu, 30 Agustus 2026 | 14:07

AHWA Pemilih Ketum PBNU Harus Bebas Konflik

Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:40

Gegara Polis Dibatalkan, MSIG Life Hadapi Gugatan Rp20 Miliar

Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:31

Kapolri Dorong Eks Anggota JI Jadi Mitra Polri Jaga Keutuhan NKRI

Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:04

Gus Hans Minta AHWA Pilih Ketum PBNU Tanpa Intervensi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:45

Indonesia Desak OKI Ambil Langkah Nyata Hadapi Kejahatan Israel

Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jadi Cara Kemensos Jemput Bola Putus Mata Rantai Kemiskinan

Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:17

Pasar Mobil Nasional Capai Setengah Juta Unit Pada Semester I 2026

Minggu, 30 Agustus 2026 | 11:46

Korut Rombak Jajaran Militer, Kim Song Gi Ditunjuk Jadi Menhan Baru

Minggu, 30 Agustus 2026 | 11:20

Selengkapnya