Berita

indra j. piliang/net

Politik

Dukung Jokowi-JK, Indra Piliang Mundur dari Jabatan di DPP Golkar

Diputuskan Setelah Bertemu Aburizal Bakrie
JUMAT, 23 MEI 2014 | 02:29 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Inisiator Forum Paradigma Gerakan Muda Indonesia (FPGMI), Indra J. Piliang, memutuskan untuk meletakkan jabatan sebagai Ketua Dewan Pelaksana Badan Penelitian dan Pengembangan DPP Partai Golkar, sekaligus Ketua Departemen Kajian dan Kebijakan DPP Partai Golkar.

Langkah itu, katanya, adalah konsekuensi serius dari keputusan pribadinya mendukung Joko Widodo dan Jusuf Kalla sebagai Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden Republik Indonesia periode 2014-2019.

"Saya mengembalikan mandat yang diberikan Ketua Umum DPP Partai Golkar dan sekaligus guru politik saya, Ir Aburizal Bakrie. Tentu dengan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya, setulus-tulusnya, disertai permintaan maaf kalau ada yang memandangnya sebagai persoalan personal," tulis Indra dalam artikelnya berjudul "Mengapa Saya Mendukung Jokowi (1)" di halaman website pribadinya, www.indrapiliang.com.


Keputusan ini dia ambil setelah bersama sejumlah inisiator FPGMI menemui Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie pada Kamis (22/5) dan terlibat dalam pembicaraan hampir dua jam.

"Inti dari pertemuan itu adalah pemahaman saya atas alasan-alasan yang disampaikan Ketum Aburizal Bakrie. Sungguh suatu sikap yang jarang saya lihat dan temukan, berupa pengorbanan besar yang dilakukan Ketum ARB untuk kebaikan dan kebesaran bangsa dan negara Indonesia di masa depan," ujarnya.

"Saya menyimak dengan takjub semua informasi detil, teknis dan kadang off the record yang Beliau sampaikan," tambah Indra.

Dengan demikian, kata Indra,  posisi yang masih melekat dalam dirinya tinggal Deputi Sekjen DPP MKGR, Wakil Sekjen DPN HKTI yang dipimpin Prabowo Subianto, dan anggota Partai Golkar sejak tahun 2008. [ald]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Penjualan LCGC di Dealer Naik, Kiriman dari Pabrik Justru Turun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 14:09

Putin-Prabowo Dijadwalkan Bertemu di Rusia pada 3 September

Minggu, 30 Agustus 2026 | 14:07

AHWA Pemilih Ketum PBNU Harus Bebas Konflik

Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:40

Gegara Polis Dibatalkan, MSIG Life Hadapi Gugatan Rp20 Miliar

Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:31

Kapolri Dorong Eks Anggota JI Jadi Mitra Polri Jaga Keutuhan NKRI

Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:04

Gus Hans Minta AHWA Pilih Ketum PBNU Tanpa Intervensi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:45

Indonesia Desak OKI Ambil Langkah Nyata Hadapi Kejahatan Israel

Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jadi Cara Kemensos Jemput Bola Putus Mata Rantai Kemiskinan

Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:17

Pasar Mobil Nasional Capai Setengah Juta Unit Pada Semester I 2026

Minggu, 30 Agustus 2026 | 11:46

Korut Rombak Jajaran Militer, Kim Song Gi Ditunjuk Jadi Menhan Baru

Minggu, 30 Agustus 2026 | 11:20

Selengkapnya