Berita

andi arief/net

Posisi Netral dalam Pilpres 2014 Bikin Terang Lihat Persoalan

KAMIS, 22 MEI 2014 | 14:16 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Posisi netral dalam Pilpres 2014 bisa membuat lebih terang dalam melihat mana isu dari hati paling dalam; mana isu yang dilempar untuk sementara, sangat pragmatis dan seolah-olah pembela sejati atas itu.

Demikian disampaikan staf khusus Presiden bidang Bantuan Sosial dan Bencana, Andi Arief. Andi Arief pun memberi contoh Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Golkar Luhut Panjaitan yang membuat surat mundur dari Golkar karena mendukung Jokowi.

"Kelihatannya keren sampai keluar dari partai Golkar. Padahal di balik itu kepentingan bisnisnya memang dititipkan di Jokowi," kata Andi Arief dalam keterangan beberapa saat lalu (Kamis, 22/5).


Anak tertua Jokowi yang bernama Rakabu, sambung Andi Arief, memiliki perusahaan PT Rakabu Sejahtera, yang  adalah anak perusahaan Holding PT Toba Sejahtera milik Luhut Panjaitan. Dan bila mau diteruskan lagi, media menulis seolah-olah anak sulung Jokowi itu baru pada tahun 2011 memiliki bisnis katering dengan memakai uang Bank. Padahal itu sengaja untuk menutupi uang Jokowi yang diwakilinya di PT Rakabu Sejahtera.

"Entah dari mana setor Modal 15 miliar si Rakabu, yang jelas saat itu ia masih sekolah. Jokowi Cuci uang? Ah itu bisa fitnah nantinya, kecuali KPK sudah kembali KPK yang sebenarnya. KPK saat ini sudah melorot, kepercayaan publik melorot," demikian Andi Arief. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Bakom RI Gandeng Homeless Media Perluas Komunikasi Pemerintah

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:17

Bakom Rangkul Homeless Media, Komisi I DPR: Layak Diapresiasi tetapi Tetap Harus Diawasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:12

Israel Kucurkan Rp126 Triliun demi Pulihkan Citra Global yang Kian Terpuruk

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:11

Teguh Santosa: Nuklir Jangan Dijadikan Alat Tawar Politik Global

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:55

AS-Iran di Ambang Kesepakatan Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:34

LHKPN Prabowo dan Anggota Kabinet Merah Putih Masih Tahap Verifikasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:22

Apa Itu Homeless Media Dan Mengapa Populer Di Era Digital Saat Ini

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

Tangguh di Level 7.117, IHSG Menguat 0,36 Persen di Sesi I

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

China dan Iran Gelar Pertemuan Penting Bahas Situasi Timur Tengah

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:46

Industri Film Bisa jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:15

Selengkapnya