golkar/net
golkar/net
Demikian disampaikan Wakil Bendahara Umum Golkar, Bambang Soesatyo. Bambang pun kembali mengingatkan momentum Pilpres 2004 dan 2009, yang pada saat itu petinggi dan kader Partai Golkar juga tidak bulat mendukung pasangan capres atau cawapres yang diusung sendiri oleh Partai Golkar. Dan kondisi ini merupakan realita politik di tubuh Golkar.
"Sebagai pengurus sekaligus kader, kita memang harus patuh dan taat azas atas keputusan yang telah diambil partai untuk mendukung Prabowo-Hatta. Tapi, kita juga tidak bisa apa-apa kalau ada kader militan partai Golkar yang mendukung salah satu pasangan capres-cawapres lain karena ikatan batin sebagai bentuk solidaritas sesama kader partai," kata Bambang kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Rabu, 21/5).
Populer
Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31
Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50
Senin, 27 April 2026 | 03:59
Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16
Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51
Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06
Senin, 27 April 2026 | 14:16
UPDATE
Kamis, 07 Mei 2026 | 14:17
Kamis, 07 Mei 2026 | 14:12
Kamis, 07 Mei 2026 | 14:11
Kamis, 07 Mei 2026 | 13:55
Kamis, 07 Mei 2026 | 13:34
Kamis, 07 Mei 2026 | 13:22
Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13
Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13
Kamis, 07 Mei 2026 | 12:46
Kamis, 07 Mei 2026 | 12:15