Berita

moeldoko/net

Pertahanan

RUU Komponen Cadangan Jadi Alternatif Wajib Militer

SELASA, 20 MEI 2014 | 21:31 WIB | LAPORAN:

. Ketimbang memasukkan wajib militer dalam peraturan, lebih baik mengesahkan Rancangan Undang Undang tentang Komponen Cadangan.

Demikian disampaikan Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Jenderal Moeldoko dalam konferensi pers di Balai Sidang Universitas Indonesia, Depok, Selasa (20/5).

Ia menyampaikan bahwa wajib militer merupakan keputusan politik karena harus melewati proses legislasi. Selain itu, wajib militer juga lebih membutuhkan banyak anggaran negara karena peserta yang telah dilatih, harus dijaga dan dipelihara baik kemampuan maupun logistiknya.


"Kalau disahkan (RUU Komponen Cadangan), bisa menjadi jawaban wajib militer," sambung Jenderal Bintang Empat ini.

Pun demikian, Moeldoko mengungkapkan bahwa sebenarnya wajib militer baik bagi bangsa Indonesia. Alasannya, membela tanah air adalah hak dan kewajiban setiap rakyat Indonesia seperti yang diatur dalam Undang Undang 1945. [rus]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

Tragedi Perlintasan Sebidang

Rabu, 29 April 2026 | 05:45

Operasi Intelijen TNI Sukses Gagalkan Penyelundupan Kosmetik Ilegal dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 05:26

Dedi Mulyadi Sebut ‘Ratu Laut Kidul’ jadi Komut Independen bank bjb

Rabu, 29 April 2026 | 04:59

Jalan Tengah Lindungi Pelaut Tanpa Matikan Usaha Manning Agency

Rabu, 29 April 2026 | 04:48

Terima Penghargaan BSSN, Panglima TNI Dorong Penguatan Pertahanan Siber

Rabu, 29 April 2026 | 04:25

Banjir Gol Terjadi di Parc des Princes, PSG Pukul Munchen 5-4

Rabu, 29 April 2026 | 03:59

Indonesia Menggebu Kejar Program Gizi Nasional Jepang

Rabu, 29 April 2026 | 03:45

Suasana Ekonomi Politik Mutakhir Kita

Rabu, 29 April 2026 | 03:28

Diplomasi Pancasila Alat Bernavigasi Indonesia di Tengah Badai Geopolitik

Rabu, 29 April 2026 | 02:59

Ekonom Bantah Logika Capaian Swasembada Pangan Mentan Amran

Rabu, 29 April 2026 | 02:42

Selengkapnya